“Nenek moyangku, seorang Pelaut, Gemar mengarung luas samudera, Menerjang ombak tiada takut, Menempuh badai sudah biasa…
Sebagai negara kepulauan, wajar bila banyak orang Indonesia yang bekerja sebagai pelaut seperti lagu di atas, Kids. Ehmm… Seperti apa, sih, pekerjaan pelaut?
Enaknya jadi pelaut itu, kita bisa berkeliling Indonesia bahkan dunia dengan kapal. Tapi, menjadi seorang pelaut tidaklah mudah. Kita dituntut harus berani. Sebab, dalam mengarungi samudera yang luas, pasti  kita akan menghadapi ombak besar dan badai. Makanya, kita tak boleh mengenal rasa takut dan tentunya harus jago berenang.
Oh iya, syarat lainnya menjadi seorang pelaut adalah tinggi dan berat badan ideal, Kids. Makanya itu, tidak jarang para calon pelaut sering melatih tubuhnya dengan banyak olahraga dan menjaga pola makan. Karena nantinya mereka akan melewati tes kesehatan. Jadi, yang benar-benar sehat dan bugarlah yang akan lolos menjadi pelaut.
Untuk menjadi pelaut, kita bisa mengambil sekolah pelayaran. Beberapa sekolah yang tersedia di Indonesia lumayan banyak, seperti  Perguruan Tinggi Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (PIP), Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Di Jakarta, Sekolah Pelayaran Di Surabaya, Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya, atau  Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Nah, kalian tinggal cari dan pilih sekolah pelayaran mana yang cocok. Eits, jangan lupa sebelum benar-benar ingin menjadi pelaut, terus belajar dan berolahraga, Kids.  (Teks : JFK Ilustrasi : Agung)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *