Unilever Perkenalkan Refill Station

Kalau sampo, sabun cair, detergen, kecap di rumah sudah habis, pasti Bunda membeli yang baru dan umumnya membuang kemasan lama. Tanpa kita sadari, sampah kemasan plastik yang kita buang akan menambah pundi-pundi sampah.

Hingga saat ini, sampah memang menjadi masalah besar di dunia, termasuk Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan sampah, butuh kerja sama dari berbagai pihak, tak terkecuali produsen.

Untuk itu, sebagai bentuk partisipasinya terhadap lingkungan dan mendukung pemerintah Indonesia wujudkan ‘Indonesia Bebas Polusi Plastik pada Tahun 2040’, PT Unilever Indonesia, Tbk. memperkenalkan Refill Station pertamanya yang berlokasi di Saruga Package-free Shopping Store, Bintaro.

“Proyek uji coba Refill Station ini adalah bagian dari upaya kami dalam memberikan pilihan kepada konsumen yang ingin menggunakan produk kami sekaligus mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai,” ujar Ibu Nurdiana Darus, Head of Corporate Affair & Sustainability Unilever Indonesia.

Seiring kesadaran masyarakat dalam melestarikan lingkungan, kehadiran bulk store atau pack-free store tidak lagi menjadi sebuah tren, melainkan kebutuhan. Tercatat setidaknya ada 24 bulk store di Indonesia, salah satunya adalah Saruga.

Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2020, Unilever Perkenalkan Refill Station sebagai alternatif belanja yang lebih ramah lingkungan (Ki-Ka): Sancoyo Antarikso – Governance & Corporate Affairs Director and Corporate Secretary PT Unilever Indonesia, Tbk., Nurdiana Darus – Head of Corporate Affair & Sustainability Unilever Indonesia, Ujang Solihin Sidik, S.Si., M.Sc. – Kepala Sub Direktorat Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Tasya Kamila – selebritas pecinta lingkungan, dan Adi Asmawan – pemilik Saruga Package-free Shopping Store, Jakarta (25/02)

Untuk diketahui, bulk store umumnya mirip minimarket atau supermarket. Di sini dijual berbagai kebutuhan kebutuhan sehari-hari. Bedanya, di bulk store, barang-barang tersebut dijual tanpa kemasan. Jadi, kalau kita ingin membeli sesuatu maka harus membawa wadah sendiri dari rumah.

Dengan begitu, bila Bunda belanja di sana, maka akan turut membantu mengurangi pemakaian kemasan plastik.

Mom Tasya Kamila, selebritas pecinta lingkungan juga menyambut baik hal ini. Ketika bersekolah di Amerika, ia sangat akrab dengan bulk store yang mengajak konsumen membawa kemasan botol bekas atau kosong ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Sekarang aku seneng banget konsep toko ini makin berkembang di Indonesia. Aku percaya gagasan ini dapat membantu kita lebih mudah berbuat baik untuk lingkungan serta mengurangi sampah rumah tangga yang selama ini menjadi kontributor terbesar untuk limbah plastik,” katanya.

Deretan produk Unilever Indonesia yang bisa Bunda temukan di Saruga yang berlokasi di Bintaro Sektor 1 antara lain: Rinso, Molto, Sunlight, Superpell, Lifebuoy, Clear, Dove, Sunsilk, TRESemmé, Love Beauty and Planet, dan Bango.

Ingat, ya, untuk berbelanja, Bunda cukup datang dengan membawa kemasannya sendiri untuk diisi ulang.

“Kami berharap kehadiran Refill Station Unilever Indonesia ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik Unilever, Saruga, pemerintah, regulator dan juga masyarakat. Semoga nantinya inisiatif ini dapat menjadi alternatif model bisnis baru yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan,” tutup Ibu Nurdiana.

Foto: dok. Unilever

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *