Untuk melindungi dari hujan dan panas, apa yang kamu pakai, hayooo? Ya, tentu saja payung, kan? Ternyata, payung sudah diciptakan sejak 3500 tahun yang lalu di Negeri Cina. Nah, bagaimana ceritanya?

Banyak legenda rakyat yang menceritakan tentang asal usul payung diciptakan. Salah satunya adalah tentang seorang ahli pertukangan bernama Luban di Tiongkok. Setiap hari, istri Luban selalu mengantarkan makanan untuk Luban yang sedang bekerja.

Istri Luban yang bernama Yun ini seringkali kehujanan ketika mengantarkan makanan kepada Luban. Luban yang sangat peduli dan sayang kepada istrinya tersebut, kemudian mencari cara agar istrinya tidak kehujanan.

Dilapisi Lilin

Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, Luban akhirnya menciptakan payung pertama di dunia. Ia menggunakan kain dan kertas yang sudah dilapisi lilin agar tahan air. Sejak saat itu, payung menjadi benda yang sering digunakan di Cina. Apalagi, di negeri berpenduduk terbanyak di dunia itu, payung tak cuma berfungsi sebagai pelindung panas dan hujan saja, lho. Payung juga dijadikan sebagai simbol kekuasaan dan status si pemiliknya.

Toko Payung Pertama

Tak heran, payung sering digunakan pada upacara adat di Cina. Pertengahan abad ke-18, payung dibawa oleh para pengusaha ke Inggris. Hadir pula, toko payung pertama bernama “James Smith and Sons” pada tahun 1830 di Inggris. Sampai sekarang pun, toko yang terletak di 53 New Oxford Street, London, Inggris ini masih tetap berjualan payung. Jadi, sedia payung sebelum hujan, ya! (JFK/Nov)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *