Pabrik Aice Raih Penghargaan Zero Finding Sertifikasi ISO 9001

Salah satu pabrik milik produsen es krim Aice Group yakni PT Alpen Food Industry (AFI) berhasil mendapatkan pengakuan standarisasi tinggi dalam sistem jaminan mutu dan keamanan produk dalam proses produksinya. Pengakuan lulus sertifikasi ISO 9001:2015 dan Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis (HACCP) tersebut diterima Aice dari Lembaga Sertifikasi Balai Besar Industri Agro (BBIA) Kementerian Perindustrian.

“Kami bersyukur atas capaian zero finding dari pabrik Alpen Food dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Lembaga Sertifikasi. Kombinasi sistem produksi berteknologi tinggi serta komitmen tim produksi kami dalam menjaga kualitas produk secara konsisten sangat membantu keberhasilan AFI mempertahankan sertifikasi ISO 9001 dan HACCP dengan zero finding. Kami juga sangat menghargai kerja keras seluruh karyawan pabrik AFI, diantaranya tim Quality Control dalam menjaga proses produksi dengan komitmen tinggi menerapkan Total Quality Control mulai dari penerimaan bahan baku dan pengontrolan proses produksi memberikan jaminan dalam menghasilkan produk-produk Aice Ice Cream yang berkualitas,” jelas Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group, Ibu Sylvana keterangan tertulisnya, Selasa (21/9/2021) di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa ISO 9001:2015 yang didapatkan Aice untuk tiga tahun ke depan ini akan makin menjamin konsumen untuk selalu mendapatkan produk es krim berkualitas tinggi secara konsisten. Selain itu, penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 akan mencegah terjadinya kegagalan mutu produk sepanjang proses produksi.

Dalam kesempatan terpisah, Lead Auditor Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan BBIA, Bapak Lukman Junaidi menjelaskan bahwa lembaganya telah merampungkan pemeriksaan atas AFI.

Dalam pengecekan implementasi sistem manajemen mutu dan keamanan pangan di pabrik AFI, ia menyatakan bahwa Aice memenuhi seluruh persyaratan ISO 9001 dan HACCP. Menurutnya, tidak ditemukan ketidaksesuaian baik kritis, mayor maupun minor dalam audit yang dilakukan lembaganya. Penilaian dan pemantauan yang dilakukan dalam kegiatan audit BBIA tersebut meliputi semua lini produksi yang dimiliki AFI. Daftar pengecekan dimulai dari pemeriksaan kesesuaian fasilitas dan prasarana, mesin dan peralatan, pemenuhan aspek higienis dan sanitasi, hingga sistem monitoring atas parameter pengendalian proses produksi di pabrik Aice.

Saat menyoroti keberhasilan Aice lulus dalam pemeriksaan yang dilakukan lembaganya, Bapak Lukman berharap agar Aice dapat terus mempertahankan konsistensi implementasi sistem ISO 9001 dan HACCP di masa depan. Menurutnya, Aice Group memiliki kemampuan untuk terus mengupayakan proses peningkatan kualitas produksi secara berkesinambungan.  Ia mengingatkan bahwa penerapan sistem HACCP sebagai alat pengatur keamanan pangan memberikan banyak keuntungan bagi konsumen. Mulai dari menghindarkan konsumen dari produk berbahaya, meminimalkan risiko kesehatan, hingga meningkatkan kepercayaan konsumen akan tingkat keamanan makanan olahan.

“Aice selalu berusaha memproduksi es krim yang enak, terjangkau dan berkandungan baik. Visi standar kualitas produksi yang tinggi selalu menjadi bagian proses usaha Aice. Kami berharap produk Aice yang berbahan baku kualitas tinggi dan penuh inovasi akan selalu menghadirkan keceriaan konsumen es krim Indonesia,” tutup Ibu Sylvana.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *