Kids, ternyata, setiap tanggal 16 September, diperingati sebagai “Hari Ozon Sedunia,” lho! Nah, mungkin ada beberapa di antara kalian yang belum tahu tentang Ozon si pelindung Bumi ini. Yuk, kita simak!

Agar tidak terkena panas ataupun hujan, biasanya kita akan menggunakan payung sebagai pelindung. Hal itu dilakukan agar tubuh kita terlindung dari panas matahari ataupun basahnya air hujan.
Nah, demikian juga dengan Bumi, Kids. Jika kalian menggunakan payung sebagai pelindung, begitu juga Bumi yang memiliki lapisan Ozon sebagai pelindung. Lapisan Ozon menahan agar sinar ultraviolet yang dipancarkan Matahari, tidak seluruhnya langsung mengenai makhluk hidup yang ada di permukaan Bumi. Sebab, jika sinar ultraviolet ini seluruhnya langsung mengenai makhluk hidup, bisa menimbulkan beragam penyakit berbahaya di antaranya kanker kulit.

Mengenal Ozon
Ozon adalah lapisan gas yang secara alami terdapat di atmosfir (pelindung kulit) Bumi. Lapisan ini berjarak sekitar 10-66 km dari permukaan Bumi. Lapisan Ozon ini berfungsi sebagai penyaring sinar ultraviolet yang dipancarkan Matahari. Sehingga hanya tinggal 10% saja sinar ultraviolet yang jatuh ke Bumi. Dan itu, tidak berbahaya, Kids.
Bahayanya adalah jika lapisan Ozon ini bolong ataupun menipis. Maka akan membuat sinar ultraviolet yang jatuh ke Bumi, menjadi sangat besar dan berbahaya bagi kesehatan.
Mengapa bisa bolong? Ini dikarenakan semakin banyaknya penggunaan Bahan Perusak Ozon (BPO) di Bumi. Seperti asap yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik industri kimia, penggunaan AC, kulkas, dan lain sebagainya.
Begitu pentingnya lapisan Ozon ini, sampai-sampai secara khusus tanggal 16 September diperingati sebagai “Hari Ozon Sedunia”. Tak hanya memperingati saja, yuk, kita sama-sama mengurangi penggunaan bahan-bahan perusak Ozon!

 

Teks: JFK    Ilustrasi: JFK

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *