Optimalkan Potensi Peternak Perempuan, Frisian Flag Indonesia Gelar Program Kartini Peternak Indonesia

Pangan asal hewan, contohnya susu, merupakan sumber protein hewani yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak, ya, Moms. Itu mengapa, peran para peternak sapi perah lokal dalam meningkatkan produksi dan kualitas susu segar dalam negeri, tak boleh dipandang remeh melainkan didukung penuh.. Baik itu peternak sapi laki-laki, maupun perempuan.

Ya, profesi peternak sapi bisa dilakoni siapa saja, tak kenal jenis kelamin. Di Indonesia, faktanya banyak perempuan menekuni bidang yang umumnya didominasi laki-laki ini. Peran mereka pun bukan main-main, sangat besar. Menyadari potensi peternak perempuan ini lah, FrieslandCampina bersama afiliasinya di Indonesia PT Frisian Flag Indonesia (FFI), meluncurkan program Women Empowerment in Dairy ‘Kartini Peternak Indonesia’ pada Rabu, 22 September 2021. Peluang ini tidak hanya terbuka bagi peternak laki-laki, tapi juga bagi peternak perempuan yang selama ini hanya membantu pengelolaan peternakan sapi perah lokal.

Kartini Peternak Indonesia yang merupakan inisiatif FFI di bawah Dairy Development Program (DDP) ini bekerjasama dengan mitra koperasi. Program DDP ini didukung oleh  Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda melalui Proyek Facility for Sustainable Entrepreneurship and Food Security (FDOV). Nantinya, akan digelar pelatihan intensif kepada peternak perempuan. Termasuk program-program pendampingan dan pemantauan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas susu segar dalam negeri, sekaligus meningkatkan kualitas dan taraf hidup para peternak perempuan di Indonesia.

“Susu harus hadir dan menjadi bagian dalam pencegahan stunting. Konsumsi protein hewani terbukti efektif dalam upaya pencegahan terjadinya stunting, dan salah satu sumber protein yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat adalah produk susu. Oleh karena itu kampanye minum susu harus terus dilakukan,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, drh. Makmun, M.Sc. Ia mengatakan, saat ini 90% peternakan sapi perah dikelola oleh peternakan rakyat dan mengapresiasi inisiasi FFI dalam mengupayakan kesejahteraan peternak.

Sambutan baik juga diungkapkan oleh Asisten Deputi Pengarustamaan Gender Bidang Ekonomi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, RI Eni Widiyanti, S.E., MPP., M.S.E. Program ini, katanya, sangat ‘responsif terhadap gender’, yakni memberikan akses partisipasi kontrol dan membuka kesempatan bagi peternak perempuan untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti peternak laki-laki.

Ibu Nurwati Peserta Program KARTINI Peternak Indonesia – Singolangu Magetan Koperasi Bangun Lestari

Menurutnya, peningkatkan jumlah peternak perempuan akan berkontribusi pada peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan. Dengan begitu, pendapatan perempuan yang meningkat akan memperkecil kesenjangan kualitas hidup. “Harapannya program Kartini Peternak Indonesia dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perempuan peternak sapi perah serta mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi. Selain itu, para Kartini Peternak Indonesia juga akan menghasilkan susu yang berkualitas. Itu juga akan berkontribusi kepada peningkatan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan menekan angka kematian ibu, kematian bayi dan prevalensi stunting. Program Kartini Peternak Indonesia punya potensi yang besar untuk berkontribusi pada peningkatan GDP Indonesia,” ujar Eni.

Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns juga sangat mengapresiasi inisiatif FFI ini yang memperlakukan semua peternak secara setara, tanpa memandang jenis kelamin maupun usia para peternak. Hal ini katanya, sejalan dengan konsensus internasional tentang pentingnya mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan yang selama ini selalu digaungkan oleh PBB dan menjadi bagian dari program Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Seluruh Indonesia (GKSI) Dedi Setiadi menyampaikan bahwa program kemitraan ‘Kartini Peternak Indonesia’ telah membantu anggota koperasi meningkatkan kinerja. Di bawah DDP, ujar ia, koperasi menggelar pelatihan-pelatihan intensif kepada peternak perempuan melalui beberapa program pendampingan dan pemantauan. “Materi pelatihan mencakup kesehatan hewan, strategi pemberian pakan dan minum, pengelolaan kesejahteraan hewan, higienitas pemerahan susu, pengumpulan susu dan sistem pengelolaan limbah. Harapan kami, program ini dapat terus meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja peternak perempuan, memajukan usaha, meningkatkan perekonomian keluarga, dan berkontribusi langsung dalam upaya peningkatan produktivitas susu segar dalam negeri,” katanya.

Diterangkan oleh Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, program Women Empowerment in Dairy ‘Kartini Peternak Indonesia’ adalah program yang didesain berdasarkan pengamatan mereka terhadap kebutuhan, potensi, dan peran peternak perempuan dalam upaya memenuhi kebutuhan susu segar dalam negeri. Ia sangat percaya, peternak perempuan Indonesia punya potensi yang sangat besar, karena perempuan Indonesia adalah sosok yang tangguh, Ibu yang pantang penyerah dan pekerja yang kuat. Perempuan Indonesia juga kreatif, pandai menciptakan peluang-peluang yang mendatangkan beragam masukan dan menghasilkan inovasi.

Baca juga: Semangat Juang Para Kartini Peternak Sapi Perah dari Indonesia dan Belanda, Inspiratif!

Kami yakin peternak perempuan dapat menjadi mitra peternak laki-laki, yang dapat berkontribusi bagi peningkatan produksi dan kualitas susu segar. Dengan memanfaatkan keahlian Peternak Belanda yang telah memberikan pengalaman selama 150 tahun dalam mengelola peternakan sapi perah yang berkelanjutan, bersama kita terus meningkatkan produktivitas susu segar dalam negeri dan memberikan manfaat kebaikan susu dalam rangka membangun keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera dan selaras,” tutup Andrew.

Program Kartini Peternak Indonesia diharapkan akan menjangkau 1500 peternak yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur yang akan dilakukan oleh Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV), organisasi nirlaba Belanda yang membantu perkembangan sektor pertanian, energi terbarukan, serta air bersih, sanitasi dan kebersihan di negara berkembang.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *