“Nyok kita ngarak ondel-ondel, nyok!” Teman-teman pasti sering mendengar lagu daerah asal Jakarta itu, kan? Lagu tersebut menceritakan tentang pesta rakyat Jakarta (Betawi) yang biasanya sering memakai ondel-ondel untuk diarak secara berkeliling. Salah satunya pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang jatuh setiap tanggal 22 Juni.  Dengan iringan alat musik khas Jakarta yaitu tanjidor, gong, dan rebana, menambah suasana pesta rakyat Betawi tersebut semakin meriah.

Ondel-ondel memang merupakan salah satu kesenian budaya Betawi. Tak ada yang tahu persis kapan pertamakalinya muncul ondel-ondel atau boneka raksasa ini. Namun, yang jelas, boneka setinggi sekitar tiga meter dan berdiameter 80 cm itu diperkirakan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dahulu. Selain tampil di setiap ulang tahun Kota Jakarta, ondel-ondel juga tampil saat perayaan hari kemerdekaan RI 17 Agustus, Kids. Tak heran bila ondel-ondel menjadi lambang Kota Jakarta.

Biasanya, ondel-ondel dibuat dari anyaman bambu. Kerangka boneka disiapkan sedemikian rupa hingga mudah dipikul dari dalam. Jadi, di dalam boneka tersebut biasanya ada orang yang memikul dan menggerak-gerakkannya. Maka kita bisa melihat ondel-ondel itu berjalan dan tangannya bergerak-gerak seperti menari. Jadi, kalau ada teman-teman yang takut, mulai sekarang jangan takut, ya. Karena sebenarnya di dalam boneka raksasa tersebut ada orangnya, seperti kita juga.

Dibuat Berpasangan

Umumnya ondel-ondel dibuat sepasang, laki-laki dan perempuan. Wajahnya pun dibuat bervariasi. Bisa dari topeng kayu, bisa juga dari fiber glass. Adapun rambutnya terbuat dari ijuk. Untuk membedakannya, wajah laki-laki dicat merah dan yang perempuan dicat putih.

Berdasarkan cerita orang-orang terdahulu, awalnya ondel-ondel dipakai sebagai alat penolak bala (bahaya) atau gangguan roh halus. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, ondel-ondel kini digunakan hanya sebagai sarana hiburan untuk menambah semaraknya pesta rakyat. Ondel-ondel kemudian juga digunakan pada acara penyambutan tamu-tamu kehormatan ataupun pada peresmian gedung.

Syukurlah, meski arus modernisasi saat ini semakin deras, tapi ondel-ondel tetap mampu bertahan dan menjadi penghias wajah Jakarta.

Ilustrasi: Just For Kids Magz

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *