Belakangan ini, pertambahan kasus pasien Covid-19 akibat varian Omicron semakin tinggi, ya, Moms. Penularannya yang 4 kali lebih cepat dari varian Delta menjadikan Omicron salah satu jenis varian yang perlu diwaspadai (variant of concern).

Tak dapat disangkal, hal ini menyebabkan kekhawatiran tersendiri bagi para orangtua khususnya para ibu karena pandemi COVID-19 belum juga usai, meskipun banyak warga yang telah divaksin.

Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Di dalam tubuh sendiri, kita memiliki sistem kekebalan (imun) tubuh yang berfokus pada zat asing tertentu, yang dinamakan B-Cell dan T-Cell yang salah satu fungsinya adalah memproduksi antibodi. Namun, ada beberapa hal yang dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang, misalnya gaya hidup yang kurang sehat, kurang asupan gizi dan lainnya. Padahal, sistem imun yang kuat dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan berbagai virus. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menerapkan gaya hidup tidak sehat seperti kurang berolahraga serta tidak mengonsumsi nutrisi seimbang yang diperlukan oleh tubuh sehingga tubuh menjadi rentan kekurangan vitamin, mineral, dan zat-zat lain yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Dr. Prasna Pramita SpPD, K-AI, MARS, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh terhadap organisme berbahaya seperti bakteri dan virus, dikawal oleh sel yang disebut B-Cell dan T-Cell. “B-Cell berfungsi sangat penting sebagai garda penting memerangi patogen berbahaya yang akan masuk ke dalam tubuh, termasuk virus. Kemudian, T-Cell melakukan fungsinya sebagai sel yang memerangi sumber penyakit dalam jangka waktu yang lebih lama. T-Cell akan lebih lama mengingat dan mengenali patogen berbahaya. Namun keduanya sangat penting dalam pertahanan kekebalan tubuh kita,” katanya.

Ia melanjutkan, cara utama untuk melindungi diri dari penyakit adalah dengan memiliki daya tahan tubuh atau sistem imunitas yang kuat. Daya tahan tubuh atau sistem imunitas merupakan garda pertahanan pertama dari berbagai virus yang menyerang tubuh. Nah, salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan menjalankan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi nutrisi seimbang. “Apabila asupan nutrisi kurang seimbang dalam mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, mengonsumsi suplemen yang tepat bisa menjadi solusi dalam menjaga kondisi tubuh kita, dan juga sel-sel yang berperan menjaganya. Dari beberapa penelitian, Vitamin E berperan penting dalam mengoptimalkan kondisi B-Cell dan T-Cell,” tambah dr. Prasna.

Peran Vitamin E

Tubuh membutuhkan asupan suplemen salah satunya Vitamin E untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk memerangi bakteri dan virus yang datang. Selain itu Vitamin E juga membantu melebarkan saluran vena darah yang dapat menghindari risiko pengentalan serta dibutuhkan sel tubuh untuk berinteraksi satu sama lain dalam menjalankan fungsinya. Salah satu suplemen Vitamin E yang dapat dijadikan pilihan adalah Natur-E, suplemen Vitamin E yang diproduksi dari bahan alami serta mengandung ekstrak biji bunga matahari dan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas di dalam tubuh.

Widya Wulandari, Brand Manager Natur-E menjelaskan, ”Kami mengerti akan kekhawatiran masyarakat khususnya orangtua dan para ibu dengan situasi pandemi yang kian tak menentu. Dibuat dari bahan alami, Natur-E adalah suplemen vitamin E yang dibuat dari bahan alami seperti ekstrak biji bunga matahari serta bahan-bahan alami lainnya yang berfungsi sebagai antioksidan di antaranya astaxanthin dan glutathione. Kami berharap Natur-E dapat melengkapi asupan nutrisi harian yang dibutuhkan oleh keluarga Indonesia.”

Varian Natur-E

Natur-E memiliki empat varian yaitu, Natur-E 100 (100 IU) yang dianjurkan untuk dikonsumsi kelompok usia di bawah 25 tahun; Natur-E 300 IU untuk usia 25 tahun ke atas, dan/atau yang memiliki gaya hidup sangat aktif dan banyak melakukan kegiatan di luar ruangan; Natur-E Advanced (100 IU + Astaxanthin): mengandung Vitamin E 100 IU, likopen 1,8 mg, dan astaxanthin 2 mg yang diperuntukkan bagi perempuan usia 35 tahun ke atas; dan Natur-E White (20 IU and Glutathione) yang dapat membantu untuk memelihara kesehatan kulit yang cenderung kusam serta dapat dikonsumsi oleh kelompok usia mulai 20 tahun ke atas.

“Natur-E menyediakan berbagai macam produk yang sesuai dengan kelompok usia, dimana mungkin saja di setiap rumah terdapat berbagai macam golongan usia, mulai dari Bapak, Ibu, Remaja, hingga mungkin Lansia. Pilihlah jenis suplemen dan produk perawatan tubuh topikal dengan bijak, karena Anda harus memastikan bahwa merek yang anda pilih nantinya telah melewati serangkaian tes yang menyeluruh dengan kualitas kontrol yang baik. Suplemen selayaknya terbuat dari bahan alami yang aman serta halal untuk dikonsumsi”, tutup Widya Wulandari.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *