Meski usianya baru 15 tahun, siswa yang baru lulus dari MTS Negeri Langsa Lama, Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ini, sudah memiliki prestasi yang sangat luar biasa, lho, Kids! Ya, Naufal Raziq si penemu pohon listrik. Bagaimana ceritanya, ya?

Cerita bermula di tahun 2014 saat Naufal masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kala itu Naufal mengikuti perlombaan teknologi tepat guna di Kota Langsa, Aceh. Naufal mencoba membuat aliran listrik dengan cara memasukkan lempengan tembaga dan logam ke dalam kentang. Percobaan Naufal tersebut rupanya mendapat Juara Harapan 1.

Naufal yang gigih dan tak kenal menyerah, meneruskan penelitiannya tersebut dengan menggunakan jenis pohon lainnya seperti pohon asam jawa, belimbing, dan pohon mangga. Tapi menurut Naufal, pohon-pohon tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Barulah di tahun 2015, Naufal mencoba dengan pohon kedondong, dan ternyata berhasil!

Menyalakan Lampu

Dengan penemuannya tersebut, Naufal bisa menyalakan satu buah lampu dengan menggunakan 4 pohon kedondong. Caranya yaitu dengan memasukkan tembaga dan logam ke dalam pohon secara vertikal. Sebelum dimasukkan ke pohon, tembaga dan logam terlebih dahulu dilapisi tisu dan kain, lalu dilipat menjadi satu. Kemudian dipasangkan pada pohon kedondong. Fungsinya adalah untuk menyerap asam menjadi listrik. Kemudian dari elektroda, arus diteruskan melalui kabel-kabel yang tersambung ke bola lampu dan lampu pun langsung menyala.

Meneliti Setiap Hari

Kini setiap harinya Naufal disibukkan oleh penemuannya tersebut. Dengan menggunakan alat pengecek arus listrik (multitester), setiap pagi atau sore, Naufal mengecek setiap pohon kedondong hasil uji cobanya. Naufal melihat jumlah arus listrik yang terkandung di dalam setiap pohon kedondong itu. Menurutnya, setiap pohon kedondong memiliki kandungan asam yang berbeda-beda, sehingga arus listriknya berbeda-beda.

Berkat penemuannya tersebut, kini Naufal mulai dikenal banyak orang dan bahkan sampai diundang ke Jakarta oleh Bapak Ignasius Jonan, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) RI. Hebat, ya! (Nov)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *