Riko sekeluarga akan berlibur ke Bandung dengan menggunakan kereta api kilat Agro Bromo. Mereka bersiap-siap menuju Stasiun Gambir.

Antusias Riko untuk menikmati liburannya kali ini membuat kedua orangtuanya bingung. Karena selama ini Riko selalu mengeluh tidak ingin ikut setiap kali diajak berwisata.
“Riko, kenapa kamu senang sekali liburan kali ini?” tanya Ayah. “Kita kan mau naik kereta api. Kemarin aku dengar cerita Iwan temanku, kalau naik kereta itu enak, karena itu aku ingin sekali mencobanya,” jelas Riko.

“Kereta api-nya belum datang, jadi kita harus menunggu beberapa waktu,” jelas Ayah. “Ayah, apakah kereta api sebanyak ini tidak bingung jalannya? Aku lihat jalurnya hanya ada dua,” tanya Riko penasaran. “Ya, tentunya tidak, karena rute perjalanan kereta api dan jam keberangkatan sudah diatur secara otomatis dengan menggunakan program komputer,” jawab Ayah.

 Tuuut… tuuut… bunyi peluit menandakan kereta memasuki stasiun.  “Ayo Riko, angkat koper kamu karena kereta api-nya sudah datang,” ucap Ayah sambil mengangkat dua tas di tangan kiri dan kanan. Riko pun menggandeng Mamanya dan tangannya yang satu lagi membawa kopernya sendiri.

 Di dalam kereta. “Ma, aku mau pesan makanan ya!” pinta Riko. “Riko mau pesan apa?” tanya Mama. “Aku mau makan nasi goreng dengan ayam goreng, plus telur mata sapi,” jawab Riko.

Tidak lama kemudian, petugas restoran kereta mengantarkan makanan Riko. Tidak sampai sepuluh menit, nasi goreng spesial plus telur dan ayam goreng itu pun habis dilahap Riko. “Wah, kamu benar-benar lapar ya?” ledek Mama. Sejuknya udara di dalam kereta membuat Riko yang sudah kekenyangan, tertidur lelap.

 “Riko bangun! Kita sudah sampai!” seru Mama. “Wah, aku ketiduran, jadi tidak memperhatikan jalan yang dilalui kereta dong,” seru Riko kecewa. “Ya, besok ketika pulang, kamu bisa memperhatikan perjalanan, jadi jangan kecewa gitu dong,” ucap Mama menghibur Riko. Riko pun kembali tersenyum membayangkan rencana berjalan-jalannya di kota Bandung. “Hehehe… keretanya benar-benar kilat sampai aku tertidur pulas,” ucap Riko terkekeh perlahan.

 

Cerita: JFK     Ilustrasi: JFK

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *