Menulis dan menerbitkan buku, tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa saja, lho. Teman sebaya kalian pun bisa melakukannya.

Buktinya seperti teman kita yang satu ini. Ya, Nadia Shafiana Rahma. Sejak masih TK, Nadia sudah senang menulis cerita dan mengirimkannya ke surat kabar.

Ketika berusia 6 tahun, Nadia menjadi lebih bersemangat menulis saat mengetahui ada anak seusianya yang sudah berhasil menerbitkan buku sendiri. Setelah itu, setiap hari ia menyempatkan diri untuk menulis walau hanya beberapa kalimat. Sampai akhirnya, ketika tulisannya sudah terkumpul banyak, sang Ayah mengirimkannya ke sebuah penerbit.

Tak disangka, dua tahun sejak tulisannya dikirimkan, penerbit tersebut mengabarkan kalau tulisannya akan diterbitkan menjadi sebuah buku. Nadia pun menjadi lebih sering mengirimkan naskah ke penerbit. Hingga saat ini, sudah ada enam judul bukunya yang diterbitkan. Wah, keren, ya?

Pameran Buku Terbesar

Pada tahun 2015, penerbit yang menerbitkan buku karangan Nadia mengajukan bukunya untuk diseleksi oleh panitia Frankfurt Book Fair, pameran buku terbesar di dunia. Betapa terkejutnya Nadia, ketika dikabarkan bahwa buku karangannya, Si Hati Putih, terpilih mewakili Indonesia. Buku tersebut juga diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, lho, Kids.

Senang Melukis

Selain menulis, Nadia juga senang sekali melukis. Ia pernah memenangkan lomba melukis tingkat nasional yang diadakan sebuah harian di Jakarta. Namun, menjadi penulis terkenal adalah cita-cita Nadia sejak kecil. Ia berencana akan melanjutkan kegiatannya menulis dan terus mengirimkan naskah-naskahnya ke berbagai penerbit. (JFK/Nov)

You may also like
Latest Posts from

1 Comment

  1. adik ini sangat cerdas yaa, memanfaatkan moment liburan untuk menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *