Tahukah, Moms? Berdasarkan data dari WHO (World Health Organization), pertumbuhan kasus penyakit kanker di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Diketahui, satu dari enam orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat kanker. Diperkirakan, dalam dua dekade mendatang, penderita kanker di dunia akan mengalami peningkatan hingga 60%. Menurut keterangan WHO dalam World Cancer Report 2020, di tahun 2018 sekitar 9,6 juta orang meninggal dunia karena kanker.

Di Indonesia pun penyakit kanker masih menjadi penyebab kematian terbanyak. Tak hanya penyebab kematian terbanyak, penyakit kanker juga memerlukan biaya pengobatan yang sangat mahal. “Saya terkena kanker di usia 30 tahun dan belum punya asuransi karena tidak menyangka bakal terkena penyakit berat. Saat itu saya sampai harus menjual aset property yang saya miliki. Itulah pentingnya punya asuransi sejak dini,” cerita Pipit seorang Influencer dan Entrepreneur yang terkena kanker di tahun 2009.

Pipit (Influencer dan Entrepreneur) dan Rani Sutanto (Moderator)

Hal itulah yang melatarbelakangi  PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, meluncurkan produk asuransi kanker online terjangkau, FWD Cancer Protection. Hadir dengan proses digital end-to-end mulai dari pembelian hingga proses klaim. FWD Cancer Protection memberikan 4 kemudahan dalam prosesnya mulai dari pengajuan online yang mudah melalui website e-commerce FWD Life, iFWD.co.id, hingga klaim secara online yang mudah di satu aplikasi FWD MAX. Produk perlindungan ini memberikan manfaat 100% uang pertanggungan apabila didiagnosis kanker, termasuk kanker stadium awal, dan bisa didapatkan dengan premi yang terjangkau mulai dari Rp 10.000 per bulan dengan uang pertanggungan hingga Rp 500 juta.

Rapper Iwa K menyanyikan jingle FWD Life: “Perlindungan Mudah Beneran, Bebaskan Langkah Kita…”

Dalam acara peluncuran secara virtual FWD Cancer Protection Selasa, 8 September 2020, #AsuransiMudahBeneran FWD Life ingin menghilangkan rasa khawatir nasabah dari harapan “mudah-mudahan nggak kanker” dan berfokus untuk memberikan ketenangan ketika risiko penyakit kanker datang. FWD Life berharap dengan diluncurkannya produk ini dapat mendorong nasabah untuk bebas menjalani passion tanpa perlu khawatir, serta melalui layanan digital end-to-end, FWD Life dapat memberikan akses yang mudah dan pengalaman yang menarik dalam menawarkan solusi asuransi terbaik untuk nasabahnya.

Presiden Direktur FWD Life, Anantharaman Sridharan

“Kami hadir untuk memberikan perlindungan kanker yang terjangkau dan menawarkan manfaat yang lebih baik serta pengalaman nasabah yang baru bagi masyarakat Indonesia. FWD Cancer Protection bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia mempersiapkan diri secara proaktif dalam menghadapi beban keuangan yang tidak terduga. Mudah dibeli dan mudah dalam proses klaimnya,” ujar Presiden Direktur FWD Life, Anantharaman Sridharan.

“Kelebihan kami, kami berikan proteksi sejak stadium awal. Lewat iFWD.co.id mudah ketentuannya, mudah belinya, dan mudah bayarnya. Dan yang paling mendasar adalah saat klaim tidak perlu datang bawa kertas, kami sediakan proses end to end mulai dari pembelian dan klaim, semua digital proses (paperless). Hanya jawab 3 pertanyaan kesehatan, secara mudah langsung di proses, tidak ada general check up,” ucap Ade Bungsu, Direktur, Chief of Proposition & Syariah FWD Life.

Ade Bungsu, Direktur, Chief of Proposition & Syariah FWD Life

“Berkreasi berinovasi memberikan kebutuhan dan solusi agar masyarakat Indonesia tetap terlayani akan kebutuhan produk asuransinya. Saat ini kami berikan proteksi kanker. Kanker itu tidak hanya menyerang usia lanjut tapi juga usia muda. Kami edukasi sejak awal bagaimana kita harus aware atas penyakit kanker ini dan kita juga sudah punya perlindungannya. Dengan target usia 18-64 tahun dan bisa diperpanjang sampai 70 tahun, kami cover semua jenis penyakit kanker,” tambah Ade.

Ade Bungsu dan Maika Randini, Chief Marketing Officer FWD Life

“Tak hanya menargetkan anak muda, kami juga targetkan semua segmen. Kami targetkan orang yang berjiwa muda dan open minded atau berpikiran terbuka terhadap sesuatu yang baru termasuk asuransi. Mereka yang suka mencoba hal-hal baru dan melakukan passion-nya. Kami memudahkan mereka tetap menjalankan passion-nya tapi tetap terlindungi, kami buat sedemikian rupa misal dicover juga ekstrim sports. Kami memiliki visi mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi.  Kami berikan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” urai Maika Randini, Chief Marketing Officer FWD Life yang akrab disapa Kiki.

Badan Sehat, Keuangan Sehat

Berbicara masalah kesehatan, Dr. dr. Samuel Utoro, Konsultan Gizi dari RS Siloam, Semanggi, Jakarta, mengatakan kalau penyakit kanker itu disebabkan oleh banyak faktor. “Sebagian besar karena pola hidup yang salah. Oleh karena itu kita bisa terhindar dari penyakit kanker dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan bugar. Tidak cukup hanya sehat tapi juga bugar agar terhindar dari penyakit-penyakit yang menyulitkan, salah satunya kanker,” ucapnya.

“Kuncinya 5S dan 4 J. 5S yaitu Sehat makanannya, Sehat berpikirnya, Sehat istirahatnya, Sehat aktivitasnya, dan Sehat lingkungannya. Sedangkan 4J yaitu Jumlah tidak terlalu banyak karena bisa obesitas dimana juga pemicu kanker. Jadwal makan tergantung kebiasaan, jangan skip jam makan karena akan merangsang asam lambung. Awal-awal sakit maag, lama-lama asam lambung naik  ke atas bisa memicu kanker lambung dan tenggorokan. J yang ketiga  yaitu Jenis makanannya. Pilih jenis makanan yang dimakan. Misal; jangan pernah makan Karbohidrat sederhana seperti sereal, kue dalam kemasan, soda, makanan yang mengandung banyak tambahan gula di dalamnya. Kalau kita makan sumber gula, pencernaannya cepat dan gula darah naik, bisa memicu kanker. Hindari lemak sederhana seperti tepung. Untuk Protein, pilih sumber protein sehat (hewani dan nabati). Protein hewani; ikan, ayam, namun jangan daging merah karena memicu kanker dan kadar lemaknya menyebabkan kolesterol. Protein Nabati dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan tapi jangan kedelai karena ada estrogen-nya. Untuk Lemak, hindari gorengan karena semua jenis minyak jika dipanaskan akan rusak. VCO atau minyak bekatul (kulit beras) rusaknya paling dikit. Konsumsi Lemak sehat (asam lemak omega 3) yang ada di ikan laut dalam seperti salmon, tuna, tongkol, ikan kembung, dan ikan selar. Namun mengolahnya jangan digoreng, bisa di tim atau di kukus,” papar dr. Sam.

Dr. dr. Samuel Utoro, Konsultan Gizi dari RS Siloam, Semanggi, Jakarta

“Perbanyak makan buah dan sayur. Kalau bisa sehari makan buah 6 porsi, 6 macam, dan 6 warna. Karena Warna pada buah ada efek antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas (salah satu pemicu kanker). Tidak ada buah yang kandungan gizinya sempurna, jadi kombinasikan macamnya. Yang tidak boleh dimakan adalah makanan mengandung zat aditif pewarna, pengenyal, pemanis, dan memberikan rasa-rasa tajam (pasti bukan alamiah). Hati-hati dengan lapisan pada Teflon yang jika tergores ada zat pemicu kanker,” paparnya lagi.

Arista, Financial Planner

Selain kesehatan tubuh, kesehatan keuangan juga perlu dijaga, ya, Moms.. hehe.. Seperti yang diungkapkan oleh Arista, seorang Financial Planner. “Keamanan keuangan berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan. Keamanan keuangan bentuknya adalah proteksi atau asuransi, dari kita untuk orang yang dicintai. Proteksi itu suatu kebutuhan. Kapan waktu yang tepat? Saat kita hidup, masih sehat, dan masih produktif. Dengan proteksi, kita bisa melindungi tujuan-tujuan hidup kita. Berapa banyak? Tergantung kita nyamannya berapa, bisa 10-20% dari pendapatan, tergantung berapa dana yang bisa disimpan dari awal. Kunci mengatur keamanan keuangan intinya SIP (Saving, Investasi, dan Protection), tuturnya.

Foto: Novi, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *