JAKARTA, majalahjustforkids.com – Penyakit diabetes masih menjadi momok serius di Indonesia. Dilansir dari data International Diabetes Federation (IDF) 2021, Indonesia saat ini  menempati posisi kelima dalam daftar.

Hidup dengan diabetes bukanlah halmudah. Penderita diabetes perlu melakukan beberapa perubahan gaya hidup yang lebih serius, seperti mempelajari cara memantau dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini memakan waktu dan bahkan tidak dipungkiri dapat terjadinya ancaman masalah kesehatan lain seperti komplikasi, serta lebih rentan terhadap depresi dan stres. Karena alasan-alasan ini, seseorang yang menderita diabetes mungkin memerlukan bantuan dan dukungan dari keluarga mereka.

Menanggapi hal ini, pada peringatan Hari Keluarga Nasional, 29 Juni 2022 lalu, mGanik Group merilis sebuah video bertema “Bagaimana Peran Keluarga Sangat Mempengaruhi Hidup”. Video yang ditayangkan di platform Youtube dan Instagram mGanik tersebut menceritakan pentingnya peran keluarga dalam memberikan perawatan serta kepedulian terhadap anggota keluarga yang sedang menjalani masa pengobatan.

“Kami ingin mengajak seluruh anggota keluarga mengambil peran untuk mendukung pemulihan sesama anggota keluarga yang sedang menjalani proses pengobatan,” ujar Ibu Jessica Rukmanto selaku Co-Founder mGanik Group.

Elly Setiawati, seorang ibu dari anak penderita diabates tipe 1, menceritakan dalam video tersebut bagaimana perjuangan menyembuhkan anaknya.

“Sebagai orangtua, saya berusaha mencari alternatif di manapun. Selama enam bulan perjuangan, intinya saya ingin mencari obat untuk anak saya,” lanjut Mom Elly.

Baik orangtua maupun anak memiliki peran penting dalam manajemen penyakit terhadap anggota keluarga lainnya yang sedang sakit. Mulai dari melibatkan diri dengan memberikan perawatan serta bersikap simpatik terhadap kondisi anggota keluarga. Pemberian motivasi dan dukungan positif dapat mempengaruhi pemulihan.

“Motivasi terbesar saya untuk sembuh itu memang dari lingkungan keluarga. Baik itu dari keluarga pihak istri dan keluarga saya,” cerita Bapak Saefudin, salah satu pejuang diabetes tipe 2.

National Library of Medicine dalam jurnal “Family interventions to improve diabetes outcomes for adults” menjelaskan bahwa sebuah penelitian terhadap lebih dari 5.000 orang dewasa dengan diabetes menyoroti pentingnya peran keluarga, teman, dan kolega dalam meningkatkan kesejahteraan dan manajemen diri mereka.

“Keluarga adalah lingkaran terdekat. Perannya sangat penting untuk mendukung pemulihan anggota keluarga lainnya. Mulai dari bantuan instrumental seperti mengarahkan pasien ke janji temu dengan dokter, serta dukungan sosial dan emosional untuk membantu mengatasi penyakit mereka,” tutup Ibu Jessica.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *