Biasanya, setelah hujan turun, akan muncul pelangi di langit. Namun, itu hanya terjadi pada siang atau sore hari. Sedangkan kalau pagi hari, jarang ada pelangi setelah hujan. Tetapi, apakah teman-teman pernah melihat pelangi di malam hari?

Ya, pelangi di malam hari atau sering dibilang Pelangi Bulan atau Moonbow ini jarang sekali muncul lho. Dan mata kita biasanya agak sulit melihat perbedaan warna yang tampil pada Moonbow tersebut. Yuk, kita bahas bagaimana terjadinya Moonbow!

Pelangi Bulan (Moonbow) adalah salah satu fenomena alam yang langka dan sulit untuk ditemui. Moonbow lebih jarang terjadi dibandingkan dengan pelangi yang sering kita lihat terbentang di langit pada siang hari.

 

Terjadinya

Moonbow terjadi saat malam hari, saat matahari telah terbenam dan bulan tampil untuk menggantikan tugas matahari. Moonbow terjadi pada kondisi ketika bulan berada pada titik rendah (sekitar kurang dari 42° di langit), ada hujan berlawanan dengan bulan, dan langit telah gelap.

Bulan memang benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri, tapi bulan “meneruskan” cahaya dari matahari lho. Jika pelangi siang hari terjadi karena pembiasan cahaya matahari, maka pelangi yang terjadi malam hari disebabkan oleh pembiasan cahaya bulan.

 

Bulan Purnama

Moonbow akan terlihat  pada saat bulan purnama atau pada saat bulan hampir mencapai purnama. Mata kita biasanya agak sulit melihat perbedaan warna yang tampil pada Moonbow, tapi kamera dapat menangkap warna-warna yang tampil “dengan sempurna”. Mata kita biasanya hanya bisa menangkap warna putih, dimana warna putih merupakan gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda, yang terjadi pada cahaya matahari. Tapi, bila cahaya bulan sangat terang, pelangi merah biasanya dapat dilihat dengan mata telanjang.

Moonbow biasanya terlihat berlawanan dengan posisi bulan dan terlihat “begitu sempurna” pada saat terjadi bulan purnama secara penuh.

 

Dimana Saja?

Beberapa tempat di dunia sering menampilkan Moonbow, salah satunya adalah air terjun Victoria di perbatasan Zambia dan Zimbabwe.

Selain itu, air terjun Cumberland, dekat Corbin, Kentucky di Amerika Serikat juga sering dilaporkan terlihat Moonbow di sana.

Hmm, kapan ya kita bisa melihat Moonbow di Indonesia?

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *