Murid-murid Sekolah Dasar sedang membaca buku yang disediakan oleh perpustakaan keliling Mobil Pustaka Pintar MoneyGram di Perspustakaan Nasional RI, Salemba, Jakarta (21/02/19)

Kalian suka membaca? Beruntunglah kalian yang tinggal di kota besar. Toko buku maupun perpustakaan dengan fasilitas lengkap, mudah ditemukan. Namun, berbeda halnya dengan teman-teman yang berada di pelosok daerah, Kids. Akses mereka untuk mendapatkan buku bagus, sangat terbatas.

Tak heran betapa senangnya Rahma Adiba, siswa kelas 6 Madrasah Ibtidayah dari Kalidawir, Tulungagung, Jawa Timur, ketika bisa membaca buku-buku yang disediakan oleh Mobil Pustaka Pintar MoneyGram.

Sejak 2 tahun lalu, Mobil Pustaka Pintar ini telah bergerak sejauh 27.500 km, Kids, untuk menjangkau masyarakat terutama anak-anak TK dan SD di Tulungagung. Sebuah kapubaten dengan angka pekerja migran yang tinggi dan memiliki kualitas hidup yang belum terpenuhi dengan baik.

“Buku-bukunya bagus. Aku senang banget karena Mobil Pustaka Pintar ini bisa melengkapi koleksi buku di perpustakaan sekolah,” ujar Rahma riang. Tak terhitung sudah berapa banyak buku yang ia pinjam dan baca. “Biasanya minjam buku cerita KKPK (kecil-kecil Punya Karya) dan buku komik,” katanya. Rahma mengaku banyak sekali manfaat yang ia terima. “Aku jadi semakin suka membaca, terus bisa belajar bahasa Inggris dan paper craft,” akunya.

(kiri – kanan) Ibu Aimee Griffiths, Ketua MoneyGram Foundation dan Ibu Trini Haryanti, Direktur YPPI pada acara apresiasi bertajuk The Journey of Mobil Pustaka Pintar, “Pengetahuan Mengubah Kehidupan” di Perpustakaan Nasional RI di Salemba, Jakarta (21/01/19)

Ada kabar baik, nih. Untuk semakin meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia seperti Rahma maupun masyarakat sekitar, MoneyGram Foundation memberikan dana bantuan sebesar US$59.400 atau setara 830 juta Rupiah kepada Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI). Dana ini antara lain digunakan untuk perluasan jangkauan Mobil Pustaka Pintar di Kecamatan Kalidawir, Tanggung Gunung dan Bandung, Kabupaten Tulungagung.

Juga untuk pembelian 3.000 koleksi buku dan e-book, serta perlengkapan pendidikan bagi anak-anak mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah. Total sejauh ini, sudah sebesar US$ 200.000 atau sekitar 2,8 miliar Rupiah dana yang mereka keluarkan.

“Melalui kemitraan dengan YPPI dan inovasi program Mobil Pustaka Pintar, kami percaya dapat terus mendorong peningkatan kemampuan literasi dan pendidikan guna meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan keluarga di Indonesia,” ujar Ibu Aimee Griffiths, Ketua MoneyGram Foundation pada acara apresiasi bertajuk The Journey of Mobil Pustaka Pintar, “Pengetahuan Mengubah Kehidupan” di Perpustakaan Nasional RI di Salemba, Jakarta (21/01/19).

Acara ini dihadiri juga oleh ketua MoneyGram Foundation, Ibu Sabrina Chan, Direktur Marketing dari APAC ME ISC, dan Dr. Muhammad Syarif Bando MM, kepala Perpustakaan Nasional, puluhan siswa-siswi SD, guru dan orangtua.

Sesi foto bersama dalam acara apresiasi bertajuk The Journey of Mobil Pustaka Pintar, “Pengetahuan Mengubah Kehidupan” di Perpustakaan Nasional RI di Salemba, Jakarta (21/01/19)

Ibu Trini Haryanti, Direktur YPPI, menambahkan selama 2 tahun ini, Mobil Pustaka Pintar telah melayani 22 sekolah dan 10 layanan umum (public service) di Tulungagung. “Mencakup penambahan 2000 koleksi buku yang  telah dirasakan manfaatnya oleh 3.170 anak. Mobil Pustaka Pintar tak hanya melayani peminjaman buku melainkan juga aktivitas menyenangkan seperti membuat paper craft,” ujarnya yang berharap program ini mampu mengurangi angka buta huruf dan bisa meluas lagi ke daerah lain seperti Indramayu, Cirebon, hingga Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya di tahun 2015, MoneyGram Foundation juga memberikan lebih dari 10,000 buku untuk anak-anak TK di wilayah DKI Jakarta yang manfaatnya telah dirasakan oleh hampir 300 guru dan lebih dari 2.300 anak. Yayasan yang didirikan untuk membantu anak-anak di seluruh dunia mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan layak ini, memang semakin konsisten melakukan misinya.
“Selain dengan YPPI, kami terbuka menjalin kerjasama dengan pihak lain di Indonesia,” tutup Ibu Aimee Griffiths.

Yups, buku adalah gudang ilmu, jendela dunia. Rajin membaca buku akan menghindarkan kita dari kebodohan. So, jangan malas baca buku, ya, Kids. (Foto: Efa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *