Anak-anak sering kali lupa atau malas minum. Apalagi kalau sudah asyik bermain, walau keringat bercucuran, rasa haus diabaikan. Duh, hati-hati, jangan sampai tubuhmu alami kekurangan cairan.

Tidak fokus, susah konsentrasi, badan lemah, pusing, atau tubuh terasa sakit atau kram, menurut dr. Haekal Yassier Anshari, adalah pertanda kalau kita alami kehilangan cairan tubuh. “Idealnya, cairan yang masuk harus seimbang dengan yang keluar,” katanya.

Tubuh mengandung cairan yang terdiri dari air dan ion (garam dan mineral)  yang dapat membantu sel tubuh untuk beregenerasi. Namun terkadang cairan dalam tubuh kerap mengalami perubahan karena beragam aktivitas. “Penting untuk kita dapat mengganti cairan tubuh yang keluar agar fungsi metabolisme tubuh tetap terjaga. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih atau air ion,” ujar Pakar Kesehatan tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, anak usia 7 – 9 tahun, membutuhkan cairan sebanyak 1900 ml (7 – 8 gelas) per hari. Sementara pra-remaja hingga remaja usia 10 – 18 tahun, butuh sebanyak 2000 ml (8 gelas) per hari, sama dengan yang dianjurkan untuk orang dewasa.

Jumlah itu, dengan catatan aktivitas minimal, Kids. Artinya, kita melakukan aktivitas harian biasa, tidak berat. Nah, bila kalian termasuk anak yang sangat aktif atau rutin berolahraga misalnya masuk sekolah atlet,  tentu kalian membutuhkan cairan yang lebih banyak lagi. Kalian harus segera mengganti cairan tubuh  yang keluar dengan minum air putih atau air ion.

Tak hanya anak yang aktif, anak yang memiliki badan gemuk atau obesitas  juga rentan alami kekurangan cairan. Mengapa? “Orang yang gemuk memiliki lebih banyak lemak daripada otot. Nah, kandungan air dalam sel lemak itu jauh lebih rendah daripada kandungan air dalam sel otot,” jelas dr. Haekal.

(kiri – kanan) Anisla Triayu, Head of Marketing Ion Water ; dr. Haekal Yassier Anshari, Pakar Kesehatan ; Ricky Suhendar, Marketing Director Amerta Indah Otsuka dan Jenahara, Health Conscious Influencer dalam acara Peluncuran Ion Water, minuman ion rendah kalori pada Kamis (25/10/18) 

Nah, untuk mendukung masyarakat dalam menerapkan gaya hidup aktif yang lebih sehat, PT Amerta Indah Otsuka meluncurkan produk terbarunya yaitu Ion Water, minuman ion rendah kalori.

Ion Water ini, menurut Bapak Ricky Suhendar, Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka memiliki kandungan kalori sebanyak 35 kkal per 250 ml, atau setara dengan 14 kkal per 100 ml . Cocok untuk mereka yang ingin mengembalikan cairan dan ion tubuh yang hilang namun dengan komposisi rendah kalori. “Selain itu, Ion Water juga tidak mengandung pemanis buatan dan pengawet sehingga aman di konsumsi,” tambahnya.

Perlu diingat, untuk mendapatkan manfaat dari Ion Water, dr. Haekal menganjurkan agar langsung meminumnya sampai habis ketika botol kemasan telah dibuka. Jangan dibiarkan lama dalam keadaan tidak tertutup karena kandungan dalam minuman ion bisa berubah jika lama terpapar udara, atau istilahnya akan mengalami oksidasi. “Simpan pula botol kemasan dalam suhu kamar, lebih baik lagi dalam lemari es,” anjurnya.

Minuman ion ini, dijelaskan oleh Bapak Ricky, aman untuk dikonsumsi mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orangtua hingga ibu hamil dan menyusui. [Ilustrasi: Novi Chrisna/Just For Kids)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *