Kuliner Indonesia memang luar biasa. Begitu banyak ragam dan citarasa. Maraknya kuliner luar negeri saat ini, tentu menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan kreativitas agar kuliner Indonesia tidak kalah dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Melihat fenomena tersebut, Tehbotol Sosro pun tidak tinggal diam. Setelah sukses mengadakan rangkaian kegiatan kompetisi ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah bersama Tehbotol Sosro’ di enam kota di Indonesia, diantaranya Malang, Solo, Yogyakarta, Majalengka, Palembang, dan Pontianak selama lima bulan sejak Juni hingga November 2021, Sabtu, 14 Mei 2022 mereka mengumumkan tiga pemenang nasional dari kompetisi ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah bersama Tehbotol Sosro’.

Bertempat di Pos Bloc Jakarta, Tehbotol Sosro menggelar acara puncak ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli’ dengan menampilkan hasil kreasi menu enam pemenang dari masing-masing kota dan mengumumkan tiga pemenang nasional dari kompetisi ini. Peserta paling inovatif dan kreatif dalam menghadirkan menu kreasi lokal berhak membawa pulang gelar ‘Pemenang Nasional’, dan mendapatkan total hadiah sebesar 100 juta rupiah serta pembinaan berkelanjutan dari Tehbotol Sosro.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan #LocalsUnite dari Tehbotol Sosro, sebuah gerakan yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada kreator muda, pelaku usaha, dan merek-merek lokal asli Indonesia yang inovatif dan orisinil di kategori makanan dan minuman, pakaian dan seni.

Seperti diketahui saat ini Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional, secara gabungan, skala kegiatan ekonomi UMKM memberikan kontribusi sekitar 60% terhadap total Pendapatan Domestik Bruto Indonesia. Pada 2017 lalu PDB Indonesia sekitar Rp13.600 triliun, yang artinya total pendapatan UMKM adalah sekitar Rp8.160 triliun.

Melihat begitu besar potensi yang mengepung UMKM saat ini, Tehbotol Sosro turut berperan serta dalam perbaikan ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan UMKM di Indonesia.

Bapak Denta Anggakusuma, General Manager PT Sinar Sosro mengatakan ajang ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli’ merupakan salah satu upaya Tehbotol Sosro untuk mendukung penuh pengembangan potensi UMKM di Indonesia. “Pandemi COVID-19 yang telah berjalan selama dua tahun menciptakan tantangan yang luar biasa terhadap dunia kerja dan usaha, termasuk UMKM di Indonesia terutama yang berada di daerah. Melalui gerakan #LocalsUnite, kami ingin menginspirasi dan menanamkan optimisme para pelaku usaha makanan dan minuman untuk terus berinovasi dan bersemangat untuk melanjutkan kewirausahaannya di tengah pemulihan perekonomian nasional. Didukung pemerintah dan komunitas daerah, kami memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM untuk pengembangan kualitas usaha mereka. Kami yakin kolaborasi ini bisa saling memberi manfaat, dimana Tehbotol Sosro dan para pelaku usaha, inovator, dan wirausahawan muda dapat saling belajar dan saling mengisi,” ungkapnya.

Dengan mengikuti program ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menggunakan IP (Intellectual Property) Tehbotol Sosro, bimbingan dan pelatihan dari para ahli untuk meningkatkan kualitas dan promosi usaha. Tehbotol Sosro juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan beberapa komunitas lokal dalam menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti pelatihan, workshop, kompetisi, dan penjurian.

Kompetisi ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah bersama Tehbotol Sosro’ yang diikuti oleh 497 peserta dari 6 kota dan menghasilkan 600 kreasi resep asli daerah yang mengangkat resep dan bahan baku asli lokal yang dipadukan dengan produk Tehbotol Sosro. Berbagai kreasi resep unggulan diciptakan mengandung cita rasa asli lokal, berbahan baku asli khas daerah serta mengangkat karakter budaya kuliner khas lokal. Ragam kreasi resep dapat berupa makanan kecil/kudapan, minuman, makanan besar/lauk, hingga dessert.

Berikut enam pemenang resep terpilih:

1. Yogyakarta: Tongseng Kembang Gedang Kuah Tehbotol Sosro

Pemanfaatan batang pohon hingga jantung pisang yang biasanya terbuang sia-sia. Dengan semangat #LocalsUnite yang mengeksplorasi kearifan lokal untuk kebaikan, kreator mengkolaborasikan jantung pisang dengan produk Tehbotol Sosro yang tanpa pengawet. Kombinasi santan rasa gurih dengan harumnya melati Tehbotol Sosro Original menghasilkan rasa yang selaras. Tehbotol Sosro mampu menetralkan kentalnya kuah santan tongseng dan menjadikannya semakin gurih dan sedap karena aroma teh melati yang menggugah rasa.

2. Majalengka: Bolu Batik Ginding Tehbotol Sosro

Majalengka memiliki komoditi khas unggulan diantaranya mangga gedong gincu, dan kebetulan terdapat juga motif batik dengan tema gedong gincu. Maka dengan bekal dasar ini kreator mencoba membuat bolu gulung batik gedong gincu dan mengkolaborasikannya dengan Tehbotol Sosro.

3. Palembang: Pindang Deleg Sosro Anti Galau

Nilai tambah Tehbotol Sosro sebagai elemen kreatif/inovasi cita rasa Pindang Deleg Palembang terletak pada rasa dan aroma kuahnya yaitu perpaduan rasa asam, manis, dan pedas. Kreator menggunakan Tehbotol Sosro varian less sugar yang ternyata rasa manisnya sangat pas dan bisa memberi standarisasi rasa manis pindang delegnya. Agar rasa dan aroma Tehbotol Sosro ini tetap bertahan, digunakan teknik bumbu rempah yang direbus bersama dengan Tehbotol Sosro.

4. Pontianak: Teh Sejuk Sosro Pontianak

Resep kreasi ini terinspirasi dari keinginan untuk membawa bahan-bahan khas Pontianak yang dapat disajikan ke dalam sebuah minuman yang dikolaborasikan dengan Tehbotol Sosro. Menjadi sebuah minuman khas yang dapat merepresentasikan Pontianak. Bahan-bahan yang cocok dipadukan dengan Tehbotol Sosro adalah bahan dasar makanan yang sudah identik dengan kota Pontianak, yaitu aloe vera (lidah buaya) dan jeruk kasturi.

5. Solo: Creamy Tehbotol Sosro (CreaTos)

Creamy Tehbotol Sosro (CreaTos) merupakan produk kreasi Pukis Badran yang masuk dalam kategori Pukis in Cup. Konsep Old and New digunakan untuk menciptakan kreasi produk CreaTos. Pukis yang selama ini sudah banyak dikenal orang dan merupakan salah satu jajan pasar favorit di Indonesia (Old), kemudian diubah penampilan dan penambahan bahan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya yaitu menjadi Pukis in Cup (New).

6. Malang: Teatropple Tehbotol Sosro

Malang memiliki hasil panen melimpah dan memiliki kekhasan bahan tersendiri baik dari segi bentuk, rasa, dan aroma, di antaranya yaitu Buah Apel Malang, Ubi Ungu Gunung Kawi, dan tentunya produk Tempe Malang. Berdasarkan hal inilah diciptakan resep berupa oleh-oleh dengan rasa manis, legit, dan tentunya khas karena terbuat dari bahan lokal khas Malang yaitu Apel Malang, Ubi Ungu Gunung Kawi, dan Tempe Malang. Tentu saja dikolaborasikan dengan Tehbotol Sosro.

Setelah melewati beberapa tahapan penjurian yang dilakukan oleh tiga dewan juri diantaranya Bapak Denta Anggakusuma sebagai perwakilan dari PT Sinar Sosro selaku produsen dari merek Tehbotol Sosro, Chef Dade Akbar serta Bapak Handoko Hendroyono sebagai perwakilan dari pelaku industri kreatif, terpilih tiga pemenang kompetisi nasional. Pemenang pertama diraih oleh kreasi menu dari Cik Ari asal Palembang, yaitu Pindang Deleg Tehbotol Sosro Anti Galau. Pemenang kedua diraih oleh kreasi menu dari Renata asal Solo, yaitu Creamy Tehbotol Sosro (CreaTos), dan pemenang ketiga diraih oleh kreasi menu dari Imma asal Majalengka, yaitu Bolu Batik Ginding Tehbotol Sosro.

“Selamat kepada para pemenang, dan apresiasi kepada Tehbotol Sosro yang sukses mengadakan rangkaian program ‘Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro’,” ucap Chef Dade Akbar. “Untuk kuliner, banyak elemen lain di luar rasa. Perlu banyak kreativitas. Kekuatan tersebut yang harus dikedepankan dan diperkaya lagi. Begitu banyak resep, begitu banyak pilihan menu,” ucap Chef Dade lagi.

Senada dengan Chef Dade, Bapak Handoko Hendroyono, Founder M Bloc Group, menyampaikan apresiasi kepada Tehbotol Sosro atas komitmennya yang selalu mendukung para pelaku UMKM Indonesia melalui gerakan #LocalsUnite. “Harapannya, dari pelaku kuliner bisa berkolaborasi dengan seni lain seperti musik ataupun fashion. Ini juga salah satu cara berdiplomasi. Contoh saja Korea, dia jual makanan lewat film dan lewat lagu. Kita pun bisa seperti itu. Dengan demikian pertumbuhan industri food and beverage (makanan dan minuman) kita bisa lebih cepat,” tandas Bapak Handoko.

“Tak hanya soal rasa, banyak hal yang bisa di-improve seperti packaging atau kemasannya, nama produk yang kekinian, dan teknik pemasaran yang lebih maju. Tunggu keseruan #LocalsUnite kami berikutnya,” tutup Bapak Denta Anggakusuma, General Manager PT Sinar Sosro.

Foto: Ist

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *