NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) meyakini isu terjadinya tabrakan galaksi besar lokal yang ada dalam susunan tata surya. Tabrakan galaksi Bimasakti dan galaksi Andromeda ini akan memakan waktu 4 miliar tahun lagi.

Hal tersebut merupakan hasil observasi teleskop antariksa Hubble yang dilakukan peneliti dari NASA. Mereka melihat dengan jelas jika galaksi Andromeda (M31) sedang menuju ke arah galaksi Bimasakti (Milky Way).

Dari penelitian sebelumnya oleh Avi Loeb, astronom dari Harvard University, menyatakan kalau kecil kemungkinan Andromeda tidak menabrak Bumi kecuali jika Andromeda bergerak menyamping dengan kecepatan 6 kali lebih cepat dari kecepatan yang diprediksi sekarang yaitu 1,92 km/jam.

Roeland van der Marel, peneliti dari Space Telescope Science Institute (STScI) di Baltimore, AS, yang melihat Andromeda akan menabrak Bimasakti, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan awal dari merger (penyatuan) kedua galaksi besar itu.

 

Nasib Matahari dan Bumi

Dari merger ini, Matahari dan Bumi diperkirakan tetap aman karena ada kekosongan ruangan yang menyelamatkannya. Namun demikian, Matahari akan terpental ke regional yang berbeda dari posisi saat ini di Bimasakti.

Menurut NASA, kerusakan terparah akibat tabrakan ini sulit diprediksi mengingat kedua galaksi tersebut mempunyai ukuran yang sama dan umur yang sama yaitu sekitar 10 miliar tahun.

Pasca (setelah) tabrakan kedua galaksi besar ini, menurut simulasi komputer yang dilakukan oleh Roeland van der Marel, masih diperlukan waktu 2 miliar tahun untuk merger secara sempurna membentuk suatu galaksi baru. Nama galaksi hasil merger ini sudah dipersiapkan para peneliti NASA yaitu menjadi galaksi Milkomeda.

Prediksi bergesernya Matahari ke regional lain dari Bimasakti membuat Matahari mempunyai waktu dua miliar tahun sebelum Matahari bintang besar ini mati, yang nantinya menjadi bintang raksasa berwarna merah dan diprediksi akan menelan planet Merkurius, Venus, dan Bumi nantinya. Tata surya akan timbul dan tenggelam keberadaannya sesuai dengan teori big bang.

 

Teks: JFK     Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *