Tak lama lagi tahun 2021 akan berakhir. Walau situasi pemulihan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah lebih terkendali, pemulihan ekonomi di tahun 2022 masih diwarnai ketidakpastian. Berbagai upaya pun dilakukan berbagai pihak terutama pemerintah.

Kemampuan adaptasi kebiasaan masyarakat yang berdisiplin menjalani protokol kesehatan akan menjadi figur penting dalam melanjutkan pemulihan ekonomi yang semakin solid, termasuk di dalamnya kecepatan adaptasi digital yang memampukan masyarakat tetap beraktivitas dan bertransaksi sambil menjaga jarak.

Industri asuransi dan media terbukti juga memegang peranan penting dalam  proses pemulihan ekonomi yang stabil dan positif, karena kedua industri ini juga secara konsisten mendorong masyarakat mendapatkan informasi dan edukasi mengenai literasi keuangan dan asuransi secara masif. Inilah sebabnya Allianz Indonesia selalu menggandeng media dalam setiap strategi komunikasinya, serta selalu mengapresiasi setiap bentuk sinergi yang ada guna bantu penyaluran informasi tepat guna pada masyarakat.

“Fokus pemerintah dalam pemulihan perekonomian Indonesia tetap pada aspek kesehatan, sosial dan ekonomi. Seiring dengan perkembangan teknologi digital di era revolusi industri 4.0, pemerintah dan sektor privat akan terus berakselerasi mengadaptasi teknologi digital untuk memberikan kemudahan dan menyesuaikan kebutuhan manusia terutama di tengah normal baru ini. Demikian pada sektor asuransi yang terus bertransformasi ke arah digital untuk memberikan layanan terbaik dan menjaga kelangsungan bisnis kedepannya. Nasabah dan masyarakat dapat memilih layanan, melakukan transaksi, pengajuan klaim hingga membayar tagihan hanya dengan satu portal saja,” ujar Poltak Hotradero, Peneliti Senior & Ekonom di Bursa Efek Indonesia dalam sesi diskusi virtual media bertajuk How Insurance and Media Survive During the New Normal and Get Ready for 2022, Selasa (21/12/21) yang digelar oleh Allianz Indonesia secara virtual.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan data OJK, industri asuransi membukukan pertumbuhan premi sebesar 18,35 persen per Juni 2021. Pertumbuhan ini pula salah satu faktor yang mendorong Allianz untuk terus menciptakan inisiatif yang senantiasa mengutamakan customer experience, distributor experience, serta employee experience.

(kedua dari kiri – kanan) Poltak Hotradero, Peneliti Senior & Ekonom di Bursa Efek Indonesia, Tri Agung Kristanto selaku Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas dan Karin Zulkarnaen, Direktur Allianz Life Indonesia dalam sesi diskusi virtual media bertajuk How Insurance and Media Survive During the New Normal and Get Ready for 2022, Selasa (21/12/21) yang digelar oleh Allianz Indonesia secara virtual

 

Dijelaskan oleh Karin Zulkarnaen, Direktur Allianz Life Indonesia, Allianz Indonesia telah menghadirkan berbagai inisiatif untuk menciptakan pengalaman terdigitalisasi pada asuransi dengan menyesuaikan kebutuhan nasabah yang unik dan mengutamakan kemudahan. Salah satunya melalui Allianz eAZy Connect yang memungkinkan nasabah untuk mengakses, memantau informasi dan mengelola polis secara mandiri dimana saja dan kapan saja hanya dengan satu aplikasi.

“Walau masih banyak pembatasan aktivitas, hal ini bukan menjadi penghalang bagi Allianz Indonesia untuk tetap menghadirkan inisiatif inovatif dalam memberikan edukasi guna tingkatkan literasi asuransi kepada masyarakat. 2021 memang berat bukan hanya karena krisis tapi juga disrupsi digital membuat kami harus mengubah cepat strategi bisnis menjadi lebih efektif dan efisien, sesuai dengan pergeseran perilaku dan gaya hidup masyarakat. Produk dan servis kami semakin consumer centric yang dipastikan memberi pengalaman asuransi yang lebih praktis dan nyaman. Pada 2022, Allianz akan terus bertumbuh menjadi sebuah ekosistem digital kebutuhan asuransi lengkap bagi masyarakat mengedepankan kemudahan serta keamanan data,” terangnya.

Dari sisi media, Tri Agung Kristanto selaku Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas turut menyampaikan bahwa sekarang adalah momen krusial bagi media untuk terus bertahan dan menjadi sumber informasi bagi masyarakat. “2021 juga tidak mudah bagi pelaku industri media, namun tidak mengurangi semangat idealisme kebanyakan pelaku industri untuk tetap menyajikan berita yang terpercaya ditengah ketidakpastian krisis ekonomi. Saat ini teknologi informasi dan komunikasi menjadi tulang punggung penerapan teknologi digital dalam setiap aspek kehidupan manusia. Memahami itu industri media pun berakselerasi guna dorong tumbuhnya kemampuan literasi keuangan dan asuransi yang dipadukan dengan kemampuan literasi digital, yang menjadi modal penting masyarakat dalam menghadapi digitalisasi sektor jasa keuangan dan asuransi” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini pula, Allianz Indonesia menggelar puncak acara Journalist Writing Competition 2021, ajang kompetisi bagi insan jurnalis Indonesia, yaitu pengumuman para pemenang penulisan artikel terbaik. Kompetisi telah berjalan sepanjang tahun 2021 hingga ditutup pada November 2021. Program tahunan rutin ini digelar Allianz guna mengajak awak media untuk dapat menjadi corong informasi dan sosialisasi program asuransi yang lengkap dan akurat bagi masyarakat.

Ketiga dewan juri yang juga merupakan pembicara dalam webinar di atas, mengumumkan sembilan rekan jurnalis yang berhasil menjadi pemenang penulis berita terbaik versi digital dan cetak, serta berita foto terbaik. Para pemenang selanjutnya berhak atas berbagai hadiah menarik yang telah disediakan.

“Harus kita akui pemahaman masyarakat masih cukup rendah menyangkut asuransi, padahal asuransi adalah salah salah satu proteksi dasar yang bisa menyelamatkan individu maupun keluarga dari krisis keuangan sepanjang hidupnya. Itulah sebabnya sepanjang tahun Allianz konsisten menggalakkan inisiatif-inisiatif yang sifatnya  memberi edukasi lebih jauh lagi tentang bagaimana Asuransi memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas,” tutup Karin.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *