Seperti diketahui, daya tahan tubuh anak belum sempurna, sehingga mudah terpapar virus dan penyakit. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini. Agar si kecil tidak mudah sakit, harus mengonsumsi makanan yang sehat dan kaya gizi. Penelitian membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik. Tubuh dan pikiran yang sehat, ditambah dengan terus melakukan kepatuhan dalam tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dalam pergaulan sehari-hari, akan membuat anak semakin siap menangkal serangan COVID-19.

Selain memberi makanan sehat dan seimbang, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang tepat karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Nutrisi tambahan yang diberikan bisa berupa susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Dan semua nutrisi ini diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal.

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals mengatakan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak. Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia. Bukan hanya kandungan nutrisi yang ada dalam makanan dan minuman harian anak-anak yang perlu diperhatikan, konsumsi gula juga menjadi salah satu yang perlu menjadi concern para orang tua. “Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan. Adapun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) tahun 2015, asupan harian gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun maksimal 200 kkal, yang setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan/hari,” papar dr. Muliaman.

Lantas menu makanan seperti apa sih, yang selain sehat juga bisa sebagai immunobooster untuk si kecil? Nah, Chef Devina Hermawan, Finalis Master Chef Season 5 yang juga ibu dari dua anak, berbagi resep yang dapat membangun daya tahan tubuh anak agar mampu menghadapi virus COVID-19. “Tentunya memberikan nutrisi harian sangat penting mulai dari pemilihan bahan hingga cara mengolahnya. Selain itu, nutrisi tambahan seperti susu juga saya berikan untuk anak supaya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Saya memberikan Morinaga Chil*Go! untuk kedua anak saya dalam menu makan harian mereka dan rasanya pun sangat mereka sukai,” kata Chef Devina.

Selain itu, agar anak tidak bosan dengan menu makanan harian, Chef Devina pun menggunakan keahliannya untuk membuat kreasi berbahan dasar Morinaga Chil*Go! yang dia sebut sebagai resep immunobooster. Tak hanya enak, dijamin sehat dan bergizi. Berikut Resepnya:

Less Sugar Panna cotta
Bahan:

  • 3 botol Chil*Go! Original
  • ¾ sdm gelatin bubuk
  • 2 sdm air

    Bahan Mixed berry sauce:

  • 100 gr strawberry, potong
  • 100 gr blueberry
  • 1 sdm gula
  • 1 sdm mentega
  • 100 ml air

Cara membuat:

  1. Larutkan gelatin dengan air lalu aduk rata
  2. Panaskan Chil*Go! Original hanya sampai simmer kemudian masukkan gelatin, aduk hingga larut
  3. Tuang ke dalam gelas / cetakan, simpan di dalam kulkas 6-8 jam
  4. Untuk saus mix berries, panaskan pan lalu masukkan strawberry, blueberry, air, dan gula kemudian masak dengan api sedang-kecil sambil terus diaduk
  5. Matikan api lalu masukkan mentega, aduk
  6. Sajikan panna cotta dengan saus mix berries di atasnya

Creamy Baked Broccoli Potato Cheese
Bahan:

  • 3 buah kentang rebus, potong
  • ½ buah bawang bombai, cincang
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 3 sdm mentega
  • 1 ½ sdm tepung terigu protein sedang
  • 1-2 buah brokoli
  • 3 botol Chil*Go! Original
  • ½ sdt garam
  • ⅛ sdt pala, opsional
  • 3 sdm keju parmesan, parut
  • 4 sdm keju mozarella, parut
  • 1 butir telur, opsional
  • 50 ml air

Cara Membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak lalu tumis bawang bombai dan bawang putih hingga kecokelatan
  2. Masukkan mentega dan tepung terigu lalu masak hingga berbuih
  3. Tuang Chil*Go! Original lalu aduk terus hingga saus tidak menggumpal, masukkan kentang dan bumbui dengan garam dan pala bubuk
  4. Masukkan brokoli dan air, masak sebentar hingga mengental
  5. Matikan api, masukkan keju parmesan dan telur lalu aduk rata
  6. Siapkan wadah / loyang tahan panas, tuang adonan lalu beri parutan keju mozarella di atasnya
  7. Panggang dengan suhu 200°C selama 10-12 menit

 

(Foto : Dok. Morinaga Chil*Go!)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *