Kamu ingin disunat tapi takut sakit? Ada kabar gembira nih Kids, metode sunat ini menawarkan sunat tanpa dijahit, tanpa diperban dan kalian bisa langsung beraktivitas lho! Keren kan? Boleh dicoba nih Kids.

Sunat adalah  tindakan sirkumsis atau bedah untuk membuang kulup (prepusium penis) yaitu kulit yang menutupi glans penis. Sering disebut ‘Khitan’ atau ‘Sunat’. Ada yang melakukannya karena alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan. Apapun yang melatar belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat bermanfaat.

Zaman dulu sunat dilakukan di mantri sunat atau bahkan di dukun sunat, sekarang bukan zamannya lagi. Kini, sunat modern sudah menjadi pilihan. Klinik sunatan yang terpercaya dengan pengalaman bertahun-tahun membuka praktik sunat juga mudah ditemukan. Misalnya jaringan Rumah Sunat dr Mahdian yang sudah ada di beberapa kota di Indonesia.

Mengapa sunat harus di klinik? Tentu saja demi keamanan dan kenyamanan sang pasien. Di Rumah Sunat dr Mahdian, yang didirikan oleh dr. Mahdian Nur Nasution seorang spesialis bedah saraf, metode sunat konvensional dengan menggunakan pisau dan jahitan sudah ditinggalkan. Klinik Rumah Sunat dr Mahdian kini menggunakan metode klem yang lebih nyaman dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode sunat konvensional.

Sunat konvensional memerlukan persiapan peralatan maupun tenaga medis lebih banyak. Selain waktu pengerjaan lama, ada risiko infeksi dan komplikasi lebih besar dan waktu penyembuhan Iuka juga relatif lebih lama. Sementara sunat modern dengan klem lebih praktis, karena proses sunat yang lebih mudah dan cepat. Selain itu perdarahan minimal, tanpa jahitan, proses penyembuhan luka lebih cepat, serta lebih higienis dan aman.

Mengingat kelebihan sunat dengan metode klem, maka Rumah Sunat Dr. Mahdian kemudian mengembangkan klem hasil inovasi anak negeri, disebut Mahdian klem. Mahdian klem ini diluncurkan sejak 2015. Sebelum Mahdian Klem dikembangkan, semua klem yang ada dan digunakan. di Indonesia adalah produk import buatan luar negeri terutama Malaysia dan Turki. SeIain masalah biaya, bentuk dan kualitas klem import ini dirasakan kurang sesuai dengan anatomi penis anak-anak Indonesia.

Mahdian klem sudah disesuaikan dengan anatomis anak Indonesia pada umumnya, desain yang lebih memperhatikan kemudahan aplikasi, keamanan dan kenyamanan anak. Mahdian klem memiliki keunggulan dari sisi tabung, maupun penguci yang berupa sekrup. Penjepit Klem terbuat dari bahan Polycarbonate (PC) khusus yang lebih kuat namun ringan, dengan pori-pori lebih kecil. Apa yang membedakan Mahdian Klem dengan klem Iain, salah satunya pada desain sekrup pengunci.

Selain lebih mudah bagi dokter, sekrup ini memiliki daya kunci yang kuat dan memungkinkan pemotongan prepusium atau kulit kulup di zero point sehingga jaringan nekrotik lebih tipis kurang lebih 1 mm. Selain itu, kemiringan tabung juga disesuaikan dengan anatomis anak Indonesia.

Mahdian Klem telah di ujicobakan penggunaannya di jaringan Klinik Rumah Sunat dr Mahdian seluruh Indonesia dengan hasil cukup menggembirakan bagi kalangan praktisi khitan karena sangat mudah dan cepat, minimal pendarahan, proses penyembuhan luka lebih cepat, higienis dan aman.

(Foto : Retno)

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *