Tanya: Halo namaku Amara, usiaku 11 tahun. Dokter, mengapa anak-anak seusiaku tidak divaksin COVID-19? Mengapa vaksin COVID-19 hanya untuk orang dewasa saja? Agar kebal terhadap virusnya, kita harus ngapain? Terima kasih. Amara, Kelas 5 – Solo    

Jawaban dokter Debbie:
Hai Amara, terima kasih pertanyaannya. Pasti Amara berpikir mengapa waktu bayi Amara selalu divaksin, namun mengapa untuk penyakit COVID-19 anak-anak tidak divaksin? Begini penjelasannya, ya. Setiap vaksin yang dibuat, setelah diproduksi selalu melalui uji coba terhadap hewan dan manusia. Untuk manusia, ada kelompok-kelompok usianya, setelah itu dilihat kemampuannya yang efektif untuk mencegah sakit. Khusus vaksin COVID-19 ini belum diuji kepada kelompok usia anak. Jadi, bukan berarti vaksin untuk anak tidak ada, ya. Tapi, belum ada, karena belum diuji efektivitasnya pada kelompok usia anak.
Supaya Amara terhindar dari virus COVID-19, kurangi kegiatan di luar rumah. Kalaupun terpaksa harus keluar rumah, selalu gunakan masker dengan benar, jaga higienitas tangan dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer. Upayakan menjaga jarak setidaknya 2 meter dengan orang lain yang tidak serumah, dan hindari kerumunan orang. Jangan lupa, perkuat daya tahan tubuh Amara dengan banyak konsumsi makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, protein.

Konsultan :

Dr. dr. Debbie Latupeirissa, Sp.A (K)
Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi & Tropis Anak
RS Pondok Indah – Bintaro Jaya

(Ilustrator : Agung)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *