JAKARTA, majalahjustforkids.com – Penyakit Diabetes melitus (DM) kerap dianggap penyakit orang dewasa. Nyatanya diabetes juga dapat terjadi pada anak-anak dan remaja. Bahkan terdapat kecenderungan peningkatan kasus DM tipe-2 pada anak dengan faktor risiko obesitas.

Nah, dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia tanggal 14 November, Sun Life Indonesia – perusahaan penyediaan jasa keuangan – menyadari pentingnya pendekatan holistik dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah meningkatnya kasus diabetes di Indonesia, terutama pada anak-anak.

Sebagai wujud komitmen dalam pencegahan dini diabetes, Sun Life telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp 14 miliar melalui kemitraan yang akan terjalin selama 3 tahun Bersama Wahana Visi Indonesia untuk memperkenalkan program Build Our Kids’ Success (BOKS) di Indonesia.

BOKS pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada tahun 2009 sebagai program aktivitas fisik gratis untuk anak-anak dari segala usia dan kemampuan.

Bermitra dengan Wahana Visi Indonesia, Sun Life dengan bangga memperkenalkan program BOKS di Indonesia sejak akhir tahun 2021untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat di kalangan anak-anak usia sekolah di Indonesia.

Salah satu intervensi BOKS di sekolah adalah mengkapasitasi guru dan kepala sekolah untuk dapat melakukan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif di sekolah mereka, melalui permainan-permainan yang menarik dan menyenangkan agar anak semangat untuk terus bergerak aktif selama di sekolah.

Pada awal tahun ini, Sun Life bermitra dengan Active Healthy Kids Global Alliance (AHKGA) untuk mendukung Active Healthy Kids Indonesia Report Card, sebuah laporan yang memberikan penilaian dan rekomendasi utama untuk peningkatan aktivitas fisik pada anak-anak.

Diuraikan oleh Bapak Agus Mahendra, Country Leader Active Healthy Kids Indonesia, temuan tersebut menyatakan pola aktivitas fisik pada anak-anak usia sekolah di Indonesia masih perlu ditingkatkan. “Indikator Overall Physical Activity, Organized Sport and Physical Activity, Active Play, Physical Fitness, Family and Peers, dan School masing-masing mendapatkan skor nilai “F”, yang merupakan skor terendah dalam laporan ini,” ujarnya dalam konferensi pers “Menuju Generasi Aktif dan Sehat Bersama Sun Life Indonesia”, Senin (14/11/22).

Oleh karena itu, kehadiran program BOKS juga diharapkan dapat mengatasi indikator-indikator yang perlu didorong melalui pengembangan rencana pelajaran dan sumber daya aktivitas fisik bagi guru dan sukarelawan untuk membantu memfasilitasi aktivitas fisik harian di lingkungan sekolah dan kelompok anak-anak, untuk sekitar 10.000 peserta anak-anak baru setiap tahunnya.

Aktivitas fisik yang teratur merupakan faktor pelindung yang signifikan untuk mencegah dan mengelola penyakit tidak menular (PTM), termasuk diabetes tipe-2.

Ibu Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia mengatakan, “Melalui program BOKS, kami berharap dapat membantu pemerintah Indonesia dalam mencegah diabetes tipe-2 pada anak Indonesia dengan mengenalkan mereka pada pola hidup aktif dan sehat sejak dini. Sun Life Indonesia berkomitmen untuk terus membantu jutaan keluarga mencapai kemapanan finansial dan menjalani kehidupan yang lebih sehat. Kami juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya gaya hidup aktif dan sehat sebagai langkah pencegahan dini terhadap risiko sindrom metabolik, termasuk diabetes melitus,” urainya.

Ibu Mitra Tobing, Ministry Quality and Impact Director Wahana Visi Indonesia menyampaikan, “Selama fase awal pelaksanaannya, Program BOKS telah melatih 289 guru melalui program Training of Trainers (ToT). Hingga saat ini, Program BOKS telah berhasil menjangkau 12.194 anak yang tersebar di 51 sekolah dasar di sebagian besar wilayah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur dan Jakarta, serta 58 komunitas anak di sebagian besar wilayah DKI Jakarta, serta Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Bersama Sun Life, program BOKS akan terus memperluas jangkauannya ke lebih banyak lokasi di Nusa Tenggara Timur dan Jakarta.”

“Bagi kami, Active Healthy Kids Report Card bertujuan untuk bertindak sebagai advokasi pemerintah dan sektor swasta lainnya yang bertanggung jawab atas promosi latihan aktivitas fisik untuk anak-anak dan remaja. Kami berharap program ini dapat menjadi dorongan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjalin kerja sama dalam meningkatkan gaya hidup aktif pada anak-anak di Indonesia. AHKGA mengapresiasi konsistensi dan komitmen Sun Life dalam menjadi mitra hidup sehat keluarga Indonesia,” imbuh Bapak Agus Mahendra.

Ibu Shierly menambahkan bahwa di tahun selanjutnya, program BOKS menargetkan sebanyak 800 anak sebagai penerima manfaat tidak langsung, 2.000 siswa di 10 sekolah di Jabodetabek, 8.000 siswa di 40 sekolah di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, dan 10.800 peserta baru setiap tahunnya. “Melalui program BOKS ini, kami berharap dapat membantu pemerintah Indonesia dalam mencegah diabetes tipe-2 pada anak-anak Indonesia sejak dini,” tutup Ibu Shierly.

Foto: Efa, Ist

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *