PLN dan YCAB Lawan Gelap dengan Light Up- Gerakan Sosial Donasikan Biaya Listrik Bagi Masyarakat Prasejahtera

Indonesia bahkan dunia sedang dilanda ‘kegelapan’ akibat pandemi COVID-19. Tak hanya dari segi kesehatan, sektor perekonomian turut gonjang-ganjing. Apalagi setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dijalankan, banyak anggota masyarakat yang pendapatannya berkurang secara signifikan, bahkan kehilangan pekerjaan.

Berangkat dari kepedulian akan hal itu, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) didukung penuh oleh PLN, menginisiasi gerakan Light Up Indonesia, pada Selasa (22/04). Ini adalah sebuah gerakan sosial untuk meringankan beban masyarakat melalui bantuan keringanan tagihan listrik bagi golongan masyarakat prasejahtera. Diharapkan dengan hal ini, memberikan secerah harapan dan terang di tengah ‘kegelapan’ bagi mereka yang membutuhkan.

Gerakan ini dilakukan untuk memperkuat program subsidi listrik pemerintah melalui PLN. Donasi yang dikumpulkan melalui gerakan Light Up Indonesia akan menyasar pelanggan PLN 900 VA hingga 1300 VA bagi keluarga yang belum terbantu dari subsidi pemerintah.

Partisipasi donasi dapat dilakukan dengan mengunjungi situs www.lightup.id. Untuk tahap pertama donasi akan diberikan kepada 100.000 keluarga prasejahtera yang terbagi atas dua komunitas penerima manfaat. Pertama adalah komunitas yang ditargetkan secara khusus, dan kedua adalah masyarakat umum yang merasa membutuhkan bantuan keringanan tagihan listrik. Donasi dari masyarakat dibuka dengan jumlah minimal Rp. 50.000.

Nantinya, jumlah donasi yang diberikan untuk meringankan beban tagihan listrik adalah maksimal sebesar Rp.100.000 untuk setiap 1 rumah tangga/keluarga prasejahtera yang memenuhi syarat, dalam bentuk token (prabayar) ataupun voucher (pascabayar).

“100 ribu mungkin bagi sebagian orang bukanlah jumlah yang besar, namun nominal tersebut sangat berarti bagi mereka yang sangat membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, pemasukan yang mereka dapatkan bisa dialokasikan untuk membeli sembako atau kebutuhan lainnya,”  ungkap Ibu Veronica Colondam, Founder & CEO YCAB Foundation.

Ia melanjutkan, “Di tahap pertama ini, sekaligus masih dalam rangka peringatan Hari Kartini, kami akan menyasar 40.000 ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro binaan YCAB Ventures. Mereka tersebar di  wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung. Nanti pada bulan Mei, baru akan menjangkau masyarakat umum.”

Light Up akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan pendaftaran ID pelanggannya melalui website Light Up yang dikembangkan oleh PT Glotech Prima Vista (Do It). “Merupakan suatu kebanggaan bagi Do-It dapat dipercaya oleh PLN dan YCAB untuk mendukung gerakan ini dari segi teknologi. Penyaluran donasi nantinya akan dilakukan secara digital bekerja sama dengan OVO. OVO berperan penting dalam menyalurkan subsidi pembayaran bagi pengguna PLN pasca-bayar secara tepat dan aman. Kami harapkan program Light Up dapat mendukung upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat,“ ungkap CEO Do-It, Ibu Jennifer Claudia.

Gerakan sosial Light Up Indonesia ini rencananya akan dilakukan selama periode 3 bulan. “Tapi tak menutup kemungkinan akan diperpanjang bila antusiasme masyarakat dalam berdonasi tinggi. Yuk, mari sama-sama berbagi. Semoga dengan gerakan ini, kita bisa melawan gelap dan memberikan secerah harapan dan terang bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan meringakan beban tagihan listrik mereka,” tutup Ibu Veronica.

(Foto: Istimewa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *