Pasangan selebriti yang kini menetap di Bali, Nana Mirdad dan Andrew White, telah lama dikenal menjalankan gaya hidup sehat, baik melalui pola makan ataupun aktivitas olahraga. Kebiasaan baik itu kerap dipertontonkan keduanya lewat media sosial. Hal ini, sedikit banyak, bisa menginspirasi para pengikut media sosial, untuk memiliki pandangan serupa dan terdorong untuk berperilaku serupa.

Khusus untuk asupan makanan, baik Nana dan Andrew mengaku bahwa mereka telah membiasakan anak-anaknya untuk akrab dengan bahan makanan nabati, seperti sayur dan buah-buahan. “Sebisa mungkin, kami ajarkan lifestyle yang bagus untuk anak-anak. Saat makan, selalu ada sayur di menu. Lalu dilanjutkan dengan makan buah. Kalau di Indonesia, orang sering bilang, kalau makan itu harus ada nasi. Kenapa nggak diganti, kalau makan harus ada sayur?” katanya di sela-sela konferensi pers virtual dan demo masak plant-based atau makanan nabati yang diselenggarakan oleh Electrolux, Selasa (30/11).

Andrew White dan Nana Mirdad

Tak hanya menyediakan sayur dan buah di meja makan, Nana menceritakan kebiasaan lain yang ia terapkan pada anak-anaknya. “Saya bilang ke mereka, ambil sendiri porsi makanan di piring masing-masing. Saya ingin mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab dengan makanannya. Jadi mereka bisa berpikir, apakah porsi makan saya cukup, kurang atau kebanyakan,” katanya.

Ya, menghindari food waste adalah tanggung jawab semua pihak, baik itu keluarga, masyarakat, swasta maupun pemerintah. Semua demi mengurangi terjadinya sampah yang menumpuk danmenjadikan bumi lebih baik.

Tahukah Moms dan Dads, saat ini 30 persen emisi global berasal dari industri makanan, namun sepertiga atau 1,3 miliar ton dari produksi pangan global terbuang sia-sia setiap tahun. Di Indonesia, timbulan food loss and waste (FLW) dari tahun 2009 hingga 2019 mencapai 23-48 juta ton/tahun atau setara 115-184 kg/kapita/tahun. Duh!

Melihat fakta ini, Electrolux, perusahaan multinasional dari Swedia yang telah menghasilkan berbagai macam produk elektronik, menunjukkan kepeduliannya dengan meluncurkan kampanye MAKE IT LAST (Taste) – pilar pertama di antara tiga pilar kampanye MAKE IT LAST – Electrolux mempromosikan pola makan berkelanjutan dengan membantu konsumen mengurangi limbah makanan, mengadopsi pola makan nabati, dan meminimalkan kehilangan nutrisi saat memasak melalui berbagai peralatan dapur terbaik di kelasnya.

Kiri-kanan: Andrew White dan Nana Mirdad, pasangan selebriti dengan gaya hidup sehat; Peggy Anastasia, Marketing Head Electrolux Indonesia; Erlina Ratih, Head of Human Resources Electrolux Indonesia; Fildzah Amalia, PR Manager Zero Waste Indonesia; Chef Yuda Bustara dalam peluncuran kampanye MAKE IT LAST

“Kampanye Make It Last sendiri telah diluncurkan secara global seperti kawasan negara Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika pada tahun 2020 lalu, dan akhirnya resmi diluncurkan di Indonesia pada penghujung tahun 2021,” ujar Iffan Suryanto, Presiden Direktur Electrolux Indonesia. Ia melanjutkan, Electrolux ingin menginspirasi dan memberdayakan konsumen untuk menjalani gaya hidup yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. “Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk membangun budaya makan yang sadar, berkelanjutan, dan sehat sebagai pilihan utama,” katanya.

Untuk mendukung hal ini, Electrolux menggandeng Zero Waste Indonesia untuk menginspirasi masyarakat menjalani gaya hidup dan pola makan lebih berkelanjutan serta mencegah limbah makanan. Sejak bulan Oktober 2021, Electrolux telah meningkatkan kesadaran terhadap pola makan berkelanjutan di platform digital dan membuat gerakan #banyakinsayurnya.

“Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meringankan dampak iklim, dan mengonsumsi lebih banyak makanan nabati adalah salah satu cara paling sederhana. Beralih ke pola makan nabati dapat membantu mengurangi dampak terhadap lingkungan dalam hal emisi karbon, jumlah oksigen, degradasi tanah, dan persediaan air,” imbuh Fildzah Amalia, PR Manager Zero Waste Indonesia.

Hal ini diaminkan oleh Nana dan Andrew. “Kami mencoba menjalani gaya hidup yang lebih sehat karena kami ingin tetap sehat dan fit di tengah kesibukan, jadi kami selalu menambahkan makanan nabati ke makanan kami. Ternyata makanan nabati tidak hanya baik untuk kesehatan kita, tetapi juga bumi,” ujar Nana.

Seperti Moms dan Dads ketahui, tak perlu dijabarkan lagi betapa pentingnya asupan sayur dan buah bagi tubuh karena kaya akan nutrisi. Bahkan Kementerian Kesehatan menyarankan porsi sayur adalah sepertiga piring (setara dengan 150 gram atau satu mangkok sedang), dan porsi buah adalah sepertiga dari setengah piring (setara dengan 150 gram) sekali makan.

Bukan cuma itu, sayur dan buah juga sangat bisa diolah menjadi makanan yang lezat, mengenyangkan dan tentunya sehat. Seperti yang diutarakan oleh Chef Yuda Bustara. Pola makan nabati, menurutnya, jauh dari membosankan. “Indonesia kaya akan sayur, buah, dan sumber makanan nabati lainnya. Kita bisa berkreasi dengan mencoba bahan baru atau mengeksplor resep dan metode memasak baru, tentunya dengan peralatan masak yang bisa membantu menyajikan menu yang sehat,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Electrolux hadir dengan serangkaian produk UltimateTaste yang dilengkapi dengan fitur canggih. Diterangkan oleh Peggy Anastasia, Marketing Head Electrolux Indonesia, teknologi tersebut disematkan dalam produk-produk Electrolux seperti kulkas, kompor induksi, kompor gas tanam, microwave dan steam oven. Dengan perangkat canggih dan ramah lingkungan ini, konsumen bisa memanfaatkan sumber daya makanan secara lebih efisien saat memasak serta menawarkan solusi pengawetan makanan yang lebih tahan lama. Dengan begitu, dapat membantu mengurangi limbah makanan dan menjaga kualitas makanan tetap segar dan memiliki cita rasa.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *