Asyiiik! Lewat Friendship Time Capsule, fitur baru di Snap, kamu bisa melihat seperti apa persahabatanmu di masa depan, lho! Ya, baru-baru ini Snap Inc. merilis studi pertemanan global setelah mewawancarai 30.000 responden di enam belas negara. Tujuannya, untuk mengeksplorasi bagaimana pandemi COVID-19 dan masalah global telah memengaruhi pertemanan.

Nah, sehubungan dengan studi tersebut, Snapchat meluncurkan The Friendship Time Capsule, Lens menarik terbaru yang memungkinkan para sahabat untuk menciptakan kenangan bersama melalui Augmented Reality (AR), meski terpisah secara fisik. Snappable Lens ini menggunakan machine learning untuk memungkinkan setiap orang mengetahui keadaan persahabatan mereka di masa depan melalui berbagai skenario.

Para selebriti dari berbagai negara, termasuk selebriti penyanyi Indonesia, Kak Vidi Aldiano dan aktris Febby Rastanty juga telah mencoba fitur baru tersebut. “Persahabatan aku menjadi lebih seru sejak saya menggunakan Snapchat. Sebagai pengguna Snapchat yang aktif sejak 7 tahun lalu, aku dan teman-teman selalu bertukar cerita melalui chat dan video di Snap setiap hari. Aku suka bagaimana fitur Lens, Cameos, dan Bitmoji memperkuat persahabatan aku dengan cara yang unik dan tidak membosankan. Privasinya juga membuat aku lebih bebas mengekspresikan diri untuk bersenang-senang secara virtual dengan teman-teman dekat aku, termasuk Vidi Aldiano,” kata aktris Febby Rastanty.

“Sebagai orang yang sangat suka bersosialisasi, sulit bagi aku untuk mengobrol dan hangout dengan teman-teman secara langsung di tengah pandemi ini. Kehadiran social platform seperti Snapchat sangat membantu untuk tetap berhubungan dengan mereka. Kita bisa berbagi tawa dengan membuat wajah yang konyol melalui Lens AR, dan berbagi cerita sehari-hari bersama dengan bebas. Ini memudahkan aku untuk menghubungi teman-teman jika aku merindukan mereka karena kita masih tidak bisa keluar dengan bebas,” tambah penyanyi Vidi Aldiano.

Friendship Time Capsule diciptakan untuk memudahkan menjalin hubungan pertemanan selama pandemi COVID-19. Friendship Report yang baru-baru ini dirilis Snap menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari sepertiga pertemanan (secara global) terpengaruh dalam beberapa cara. Dengan lebih dari setengah dari mereka yang terkena dampak mengatakan bahwa hal itu menyebabkan mereka tidak merasa dekat dengan teman mereka (42%).

Hampir setengah orang Indonesia (51%) mengatakan bahwa tidak dapat melihat teman membuat mereka merasa lebih kesepian, dan kebanyakan dari mereka terhubung dengan teman secara online (72%). Faktanya, sepertiga orang (29%) merasa bahwa jarak fisik telah melemahkan hubungan mereka dengan teman. Secara keseluruhan, hampir setengah dari responden mengatakan bahwa COVID-19 tidak memengaruhi pertemanan mereka (57%). Namun, mereka mengatakan bahwa mereka tidak merasa dekat dengan teman-temannya (72%). Dan hampir setengah dari mereka yang disurvei setuju dengan pernyataan bahwa mereka merasa lebih jauh dari teman karena mereka tidak bisa menghabiskan waktu bersama secara langsung (51%).

Prof. Dwi Noverini Djenar mengatakan, seperti orang pada umumnya, orang Indonesia merasa sulit untuk tidak dapat bertemu keluarga dan teman selama lockdown. “Menelepon dan mengirim pesan pun menjadi sangat penting dalam membantu mereka menjaga hubungan. Ada perbedaan signifikan antara Snapchatters yang sering berkomunikasi secara visual -dan non-Snapchatters, yaitu Snapchatters menjadi lebih dekat dengan teman selama pandemi,” ujarnya.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *