Kurangi Infeksi di Masa Pandemi Covid-19, IDAI Luncurkan Program Konsultasi Kesehatan Anak

Rantai penularan infeksi Covid-19 masih terus terjadi. Data terakhir per tanggal 22 Juli 2020 pukul 18.30 WIB, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencatat angka 91.751. Di antara angka tersebut, tak sedikit pasien adalah anak-anak.

Masalah ini tak bisa dianggap sepele. Apalagi selama pandemi COVID-19 berlangsung, telah diketahui bahwa berbagai aspek pelayanan kesehatan anak mengalami kendala. Untuk itu diperlukan upaya mendorong pelayanan kesehatan anak berjalan kembali. Di sisi lain, angka kematian tenaga kesehatan dan keluarganya akibat Covid-19 terus meningkat, sehingga dibutuhkan pula suatu terobosan yang dapat menjembatani berbagai kesenjangan pengetahuan, pelayanan, dan pemenuhan kebutuhan yang ada.

Kesenjangan pengetahuan memicu timbulnya variasi pemahaman mengenai anjuran maupun protokol kesehatan yang berlaku di masyarakat. Hal tersebut tampak dalam perilaku masyarakat yang sepertinya mematuhi imbauan agar tidak segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, namun tetap ingin beramai-ramai mendatangi suatu tempat atau acara tertentu, atau beraktivitas beramai-ramai di luar rumah, sehingga tercipta kerumunan yang sangat meningkatkan risiko penularan infeksi.

Dampak negatif dari kesenjangan pengetahuan ini adalah meningkatnya risiko anak sakit terlambat mendapatkan penanganan, anak sehat terlambat diimunisasi, atau terlambatnya deteksi dan intervensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga menyulitkan tercapainya kondisi anak sehat dengan tumbuh kembang optimal dan terpenuhi hak-haknya.

Sebagai salah satu upaya menjembatani kesenjangan ini, maka hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang dilangsungkan secara virtual, IDAI meluncurkan program konsultasi kesehatan anak melalui aplikasi Dokter PrimaKu, yang akan dijawab oleh para dokter spesialis anak pengurus dan anggota IDAI.

Aplikasi Dokter PrimaKu merupakan bagian dari pengembangan aplikasi PrimaKu yang bertujuan untuk membantu orangtua memantau tumbuh kembang dan imunisasi serta mengatasi masalah kesehatan sehari-hari pada anak. Program konsultasi kesehatan ini diharapkan dapat membantu orangtua menjawab berbagai pertanyaan seputar imunisasi dan tumbuh kembang anak, mengidentifikasi kondisi medis yang perlu pemeriksaan langsung ke fasilitas kesehatan, membantu fasilitas kesehatan setempat dengan mengurangi beban kunjungan anak dalam keadaan tidak gawat tidak darurat, dan dengan demikian mengurangi risiko penularan infeksi di masa pandemi COVID-19 ini.

Selain peluncuran program konsultasi ini, berbagai kegiatan peringatan Hari Anak Nasional 2020 tahun ini juga dilakukan melalui tayangan edukasi kesehatan dan aktivitas IDAI Cabang di tempat masing-masing.

Ikatan Dokter Anak Indonesia mengundang orangtua atau wali anak pengguna aplikasi PrimaKu untuk berkonsultasi daring dengan dokter spesialis anak melalui aplikasi Dokter PrimaKu. Kedua aplikasi ini dapat diunduh dari Google PlayStore atau AppStore dan digunakan secara gratis.

Ilustrasi foto: Freepik

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *