Di Kerajaan Guma yang dikelilingi pegunungan, ada satu hari yang sangat istimewa bagi seluruh penduduknya, yaitu Hari Perayaan Ulang Tahun Ratu Ela. Saat itu, penduduk dan petinggi Kerajaan Guma akan menghias jalan-jalan dan rumah sebagai tanda terima kasih pada Ratu Ela yang sudah bersusah payah mengusahakan kesejahteraan mereka. Tapi ada satu yang paling istimewa, yaitu kue ulangtahun untuk sang Ratu!

Tahun ini, Po adalah petinggi kerajaan yang diberikan tugas untuk membeli kue ulangtahun untuk Ratu Ela.  Walaupun bangga akan tugas ini, tapi Po bingung. Selama ini  pembelian kue ulangtahun untuk Ratu adalah hal yang paling rumit. Sebagian besar petinggi kerajaan berpendapat bahwa kue yang dibuat oleh negara lain adalah yang terbaik, karena harganya mahal. Tapi Po tahu sebetulnya harga yang mahal itu adalah hasil dari pembayaran pengiriman.

Kerajaan Guma yang dikelilingi pegunungan, membuat transportasi sulit dan hal ini membuat pengiriman kue dari negara lain sangat mahal. Dan yang membuat Po sedih adalah penduduk harus ikut membayar untuk harga mahal ini.

Suatu hari, Po berkunjung ke perkebunan, dan si pemilik kebun menyuguhkan kue berwarna merah, kuning, hijau, dan ungu yang lezat. “Aku tak pernah melihat warna ini sebelumnya pada kue, dan rasanya lezat sekali!” seru Po kagum. Selama ini kue yang dimakannya adalah kue berwarna putih yang penuh dengan krim, yang dibeli dari negara lain. “Warna-warna ini aku buat dari hasil kebunku sendiri, Tuan Po,” kata si pemilik kebun bangga.

Tiba-tiba Po mendapat ide. “Bisakah kau membuat kue dengan ukuran besar?” tanya Po. “Tentu saja bisa!” jawab si pemilik kebun. Seminggu kemudian, diadakan rapat petinggi Kerajaan Guma tentang kue ulangtahun Ratu Ela. Teman-teman Po terkejut. “Kenapa biaya kue ulangtahun murah sekali?” tanya mereka. Po lalu menjelaskan rencananya. “Bagaimana jika Ratu Ela marah?” tanya para petinggi lain khawatir. “Aku yang akan bertanggung jawab sepenuhnya,” jawab Po. Akhirnya, semua setuju dengan rencana Po.

Hari ulangtahun Ratu Ela tiba dan kue ulangtahun disuguhkan. Terdengar suara-suara kagum ketika kue besar bersusun dengan warna merah, kuning, hijau, dan ungu dilihat oleh semua orang. “Luar biasa! Ini warna-warna kesukaanku!” seru Ratu Ela bahagia! Sang Ratu lalu bertanya pada Po tentang kue ulangtahunnya. “Kue ini dibuat dalam negeri kita, dan warna-warna ini dihasilkan dari rempah dan sayur,” jelas Po. Ratu mencicipi kue itu lalu tersenyum bahagia. “Kue ini adalah kue ulangtahunku yang paling istimewa! Mulai sekarang kita tidak perlu lagi membeli kue, kita juga bisa menjualnya! ” serunya bahagia. Semua orang bertepuk tangan.

Tak lama kemudian, muncul perkebunan-perkebunan baru di Kerajaan Guma. Ratu  Ela dan Po berencana membuat Kerajaan Guma sebagai penghasil kue sehat yang dibuat dari bahan sayur dan rempah. Karena keberanian Po, kini penduduk Guma tak perlu lagi membayar untuk kue ulangtahun sang Ratu, mereka justru mendapatkan penghasilan.

 

 

 

Cerita: Seruni      Ilustrasi: Agung

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *