Ada yang istimewa di momen Idul Adha tahun ini yang kurang lebih sebulan lagi lamanya. Ya, secara khusus lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan gerakan yang diberi nama “KUDU QURBAN”.

Memang benar qurban merupakan salah satu ibadah sedekah yang sangat istimewa. Istimewa karena sedekah ini hanya bisa ditunaikan di satu waktu dalam setahun, yaitu bulan Dzulhijjah.

Ibadah qurban merupakan bentuk mendekatkan diri pada Allah SWT lewat sembelihan hewan ternak terbaik yang kemudian dibagikan kepada sesama. Qurban juga menjadi bukti nyata Islam sebagai agama yang kaffah dan sangat memerhatikan hubungan sosial. Jadi, tak hanya memerhatikan hubungan dengan Allah, melainkan juga hubungan dengan manusia.

“Semakin istimewa karena jika di tahun sebelumnya hanya mencapai 37 negara, selain mencapai pelosok-pelosok daerah di Indonesia, di tahun ini qurban yang kita sedekahkan juga ditargetkan bisa mencapai 60 negara,” jelas Bapak Mukhti, Presiden Global Wakaf-ACT.

Di tahun ini, secara khusus Global Qurban-ACT mengusung tema Kuatkan Tekad, Kudu Qurban pada pelaksanaan ibadah qurban tahun ini. Diharapkan kesadaran untuk berqurban betul-betul dimengerti oleh umat Islam.

“Kudu Qurban bermakna sebagai bentuk syukur dan takwa kepada Allah SWT, juga Kudu Qurban sebagai ungkapan peduli terhadap kemanusiaan,” jelas Bapak Mukhti.

Dalam pelaksanaan qurban tahun 2021 lalu, tambah Bapak Mukhti, Global Qurban mendistribusikan kurban ke 37 negara dan 278 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia. Total hewan qurban mencapai 24.505 setara kambing yang terdiri dari 869 ekor sapi, 2.472 ekor kambing, dan 28 ekor unta.

“Penerima manfaat mencapai 1.907.164 jiwa dan melibatkan 23.071 relawan. Diharapkan qurban tahun ini meningkat dari tahun lalu, baik secara jumlah hewan, wilayah pendistribusian, dan penerima manfaat,” harapnya.

Tahun ini pun, Global Qurban tengah bersiap untuk mendistribusikan qurban ke 60 negara, terdiri dari 18 negara di Benua Asia,  7 negara Timur Tengah dan Syam, 28 negara di Benua Afrika, serta 7 negara di benua lainnya. Selain itu, 385 kota/kabupaten di 34 provinsi Indonesia tak luput dari sasaran distribusi qurban tahun ini.

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku

Penyakit Mulut dan Kuku tengah marak menjangkiti hewan berkuku genap/ belah seperti sapi, kambing, dan domba. Namun, musibah ini tak boleh menyurutkan semangat umat Islam untuk tetap berqurban.

Global Qurban-ACT berupaya untuk mengantisipasinya dengan mengelola hewan-hewan qurban yang berada di Lumbung Ternak Wakaf (LTW) secara intensif yang berarti berada di bawah pengawasan tim dokter hewan.

Dengan upaya tersebut, Global Qurban-ACT berharap bisa terus menjamin terjaganya kualitas daging qurban yang akan disampaikan kepada saudara sesama yang paling membutuhkan dan juga sesuai dengan syariat Islam.

Foto: Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *