Pandemi Covid-19 sangat berdampak luar biasa terhadap sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau wirausaha di Indonesia. Tak sedikit yang gulung tikar, berhenti beroperasi atau melakukan penghematan besar-besaran. Namun, tak sedikit pula yang bertahan, terutama mereka yang punya mental tangguh, inovasi dan kreatif mencari peluang.

Tapi, selain yang disebutkan di atas, modal (biaya) bagi seorang Momprenour maupun wirausahawan di manapun berada, adalah hal mutlak yang harus dimiliki untuk mengembangkan sayap bisnis. Sayang, tak semua bernasib baik memiliki modal besar.

Nah, jangan khawatir. Diplomat Success Challenge (DSC), salah satu kompetisi wirausaha terbesar dan terdepan di Indonesia inisiasi dari Wismilak Foundation, tetap hadir sebagai bentuk komitmen terus menggerakkan ekosistem wirausaha, selaku fasilitator yang membantu tumbuh kembangnya bisnis di Indonesia.

Pertama kali digelar tahun 2010. DSC tahun ini menginjak kali ke-11. “Penyelenggaraan DSC XI 2020 di tengah pandemi ini tetap perlu dilakukan sebagai upaya kami berpartisipasi turut mendukung ketahanan dan keberlangsungan dunia usaha di Indonesia, yang jadi salah satu kunci dalam mengatasi krisis,” kata Surjanto Yasaputera, Ketua Dewan Komisioner DSC XI 2020, saat berbicara pada konferensi pers, Jumat (14/8).

Sektor UMKM, menurutnya adalah sektor paling vital untuk dibangkitkan sebagai sarana penyerapan tenaga kerja. “UMKM sangat berperan strategis dalam pemulihan dan menggerakkan perekonomian bangsa. Oleh karena itu, penguatan iklim wirausaha secara umum di Indonesia sangat mendesak dilakukan, dan melalui DSC XI 2020, kami ingin menggelorakan kebangkitan ekonomi, dan bahwa DSC dapat menjadi rumah bagi para wirausahawan untuk mengembangkan bisnisnya,” katanya.

Bikin Gebrakan

Setiap tahun, DSC memberikan hadiah hibah modal usaha total Rp 2 miliar, pendampingan dan edukasi, bagi peserta yang terpilih. Mengambil #BikinGebrakan, DSC XI bermaksud memberikan dukungan dan dorongan kepada generasi muda untuk berani berwirausaha dan membuat gebrakan dalam bisnis, khususnya yang bisa relevan dengan kebutuhan dan situasi terkini.

Edric Chandra, Program Initiator Diplomat Success Challenge, menyampaikan bahwa pandemi bisa dibilang telah menjadi ‘disrupsi’ yang signifikan dalam dunia bisnis. Munculnya sejumlah tren, transformasi, dan kenormalan baru dalam menjalankan bisnis, melecut dunia usaha untuk inovatif dan adaptif agar dapat selamat dari krisis. “Kami berharap DSC dapat menumbuhkan generasi muda yang percaya diri dan tangguh untuk membuat gebrakan bisnis, dan kami siap mendukung lahirnya ide dan terobosan bisnis baru yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” katanya.

Telah berjalan selama satu dekade, DSC hingga kini telah menerima 48.633 proposal bisnis, menggelontorkan Rp 15 miliar hibah modal usaha, dan melahirkan lebih dari 300 alumni yang tergabung dalam jejaring Diplomat Entrepreneur Network (DEN). “Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, dan di tahun ini kami menargetkan 12.500 proposal bisnis baru. Kami percaya DSC adalah platform yang lengkap bagi para wirausahawan untuk mewujudkan impian, sekaligus melahirkan inovasi dan kreasi yang bermanfaat,” lanjutnya.

19 Agustus Hingga 19 Oktober

Pendaftaran kompetisi DSC XI telah dibuka pada Jumat, 19 Agustus 2020, dan akan ditutup pada 19 Oktober 2020. Kompetisi ini terbuka untuk usia 20 – 45 tahun, yang bisa diikuti secara perorangan, alias tidak bisa dilakukan beregu. Jika sebuah bisnis ingin mengikuti DSC, dapat mengirimkan perwakilan anggota kelompok yang memiliki kemampuan dan memahami ide bisnis untuk menjadi wakil sebagai peserta. Calon peserta dapat mendaftar dengan mengirimkan proposal ide bisnis-nya melalui situs www.diplomatsukses.com.

Edrick mengatakan, sejak tahun 2015, peserta wirausahawan wanita atau womanpreneur terus meningkat. Dari 26 persen meningkat hingga 45 persen tahun 2019 lalu, hampir separuh dari peserta keseluruhan. Jadi, bagi Mompreneur di manapun berada, jangan lewatkan kesempatan ini, ya?

Acara konferensi pers DSC XI 2020 ini juga dihadiri oleh dua anggota Dewan Komisioner DSC, Antarina SF Amir dan Helmy Yahya, dan Faye Alund, Presiden Asosiasi Coworking Indonesia, sebagai mitra penyelenggara DSC. DSC XI 2020 juga didukung oleh empat Mentor Nasional DSC XI, Handoko Hendroyono, Co-founder M Bloc Space & Filosofi Kopi, Inez Stefanie, Founder & Managing Director Supernovae, Helga Angelina, Co-founder Burgreens, dan Ario Pratomo, entrepreneur, content creator, dan investor, yang berperan mendampingi para peserta.

Ide Bisnis Luar Biasa

Helmi Yahya mengatakan bahwa ada beberapa kriteria wirausahawan yang dicari dalam DSC XI tahun ini. “Kami mencari wirausahawan yang tangguh,  jeli melihat peluang, pintar dalam memperluas infrastruktur jaringan (networking), mampu mempertajam digitalisasi online, berani mengambil risiko, tidak pantang menyerah, kreatif dan inovatif. Kami tunggu pelaku UMKM yang memiliki ide bisnis luar biasa. Banyak bisnis yang mati, tapi banyak juga yang tumbuh.  Seorang entrepreneur yang sukses adalah yang bisa menguasai keadaan. Ayo, bikin gebrakan!” ucapnya.

Handoko Hendroyono, salah satu Mentor Nasional DSC XI, menyadari bahwa menjalani dan membangun bisnis di tengah pandemi, penuh tantangan dan tidak mudah. Namun di sisi lain, pandemi justru telah memunculkan sejumlah peluang bisnis baru, dan meningkatan kreativitas sejumlah orang dalam berbisnis di tengah keterbatasan.

Oleh karena itu, masih dalam semangat Hari Kemerdekaan, Handoko mendukung kesempatan ini bisa jadi momentum menggairahkan dan memajukan brand dan produk lokal. “Ini saatnya brand dan produk lokal semakin kreatif, dari mulai digitalisasi bisnis, hingga inovasi produk atau model bisnis. Dan yang utama adalah kita bersama menjaga optimisme agar bisa bertahan di masa pandemi. Tidak menyerah di masa sulit, beradaptasi dengan keadaan, diharapkan situasi perekonomian bisa pulih segera,” ucap Handoko.

Hadir dengan Format Baru

DSC XI 2020 hadir dengan format baru yang berbeda dari sebelumnya, sebab disesuaikan dengan situasi pandemi, dengan menggabungkan konsep on-ground roadshow dan virtual roadshow. Roadshow bersifat virtual mendominasi, dengan kegiatan seperti webinar, Youtube Live, Instagram Live, dan podcast dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang bisnis, yang diharapkan dapat menarik para submitters mengirimkan ide bisnis proposal mereka. Kegiatan roadshow ini dilakukan bersama beberapa mitra, di antaranya MarkPlus, yang berkolaborasi dengan DSC dengan menggelar serangkaian webinar, selain itu DSC juga menggandeng 40 kampus, 20 inkubator, yang berlokasi di 20 kota.

Setelah pendaftaran ditutup, tahap selanjutnya adalah seleksi untuk mendapatkan 1000 peserta terbaik, yang kemudian akan diseleksi lagi untuk menjadi 150 peserta terbaik. Selanjutnya akan dikerucutkan lagi menjadi 20 finalis, yang terpilih untuk lolos mengikuti tahap inkubasi, Market Challenge, dan berakhir dengan Final Day pada Desember 2020 mendatang.

Bagi peserta yang lolos seleksi dan memperoleh modal usaha senilai total Rp 2 miliar, pendampingan akan diberikan selama dua tahun tanpa biaya, dengan materi yang disesuaikan dengan ide bisnis peserta.

Dapatkan update tentang DSC di lini masa media sosial DSC XI 2020, Instagram @diplomatsukses, Facebook Wismilak Diplomat, Twitter @diplomat_sukses dan situs www.diplomatsukses.com.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *