Moms, pasti senang ya jika si buah hati memiliki rasa percaya diri yang tinggi? Ada banyak cara untuk mendukung tumbuh kembang si kecil, antara lain memberikan stimulus yang positif. Salah satu caranya dengan memperkenalkannya pada balance bike, sepeda tanpa pedal.

Nah, Balance Bike Tangsel (Tangerang Selatan), komunitas orangtua yang dibentuk atas dasar kesamaan hobi, kembali mengelar kompetisi sepeda tanpa pedal untuk anak-anak.

Ajang bertajuk “Balance Bike Competition 2022” tersebut diselenggarakan di Sky Garden lantai 5 AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada hari Sabtu, 16 Juli 2022.

Lomba balap sepeda tersebut diikuti oleh sekitar 280 peserta anak-anak (laki-laki dan perempuan) berusia 2-6 tahun yang berasal dari daerah Jabodetabek.

Para baby Riders bersiap-siap di garis Start Balance Bike Competition 2022 yang digelar Sabtu (16/07) di Aeon Mall, Tanjung Barat

Seru dan Menyenangkan

Acara berlangsung sangat seru dan meriah. Para orangtua tampak antusias dan semangat menemani anak-anaknya berkompetisi. Meskipun bertajuk “kompetisi”, kegiatan tersebut sangat jauh dari ketegangan. Seluruh peserta anak-anak terlihat sangat santai dan ceria, terutama kategori usia balita. Mayoritas anak-anak memasuki arena balapan layaknya arena bermain, penuh tawa ceria.

Untuk diketahui, berbeda dengan sepeda biasa, balance bike tidak memiliki rantai dan pedal yang bisa anak kayuh. Jadi, untuk membuat sepeda berjalan, anak harus mendorong dengan kaki dan menjaga keseimbangannya agar tidak jatuh. Olahraga sepeda ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak, antara lain melatih keseimbangan, mengasah kemampuan motorik kasar, meningkatkan konsentrasi, melatih kekuatan otot anak, serta membangun rasa percaya diri.

Perlombaan digelar dengan cara seru dan menyenangkan

Diuraikan oleh Imbar Larasati, Koordinator Daerah Balance Bike Tangsel, pihaknya secara rutin menggelar ajang serupa sejak komunitas Balance Bike Tangsel dibentuk pada tahun 2018. “Balance Bike Competition merupakan salah satu agenda rutin kami. Event ini sangat baik sekali untuk tumbuh kembang anak. Jadi gimana caranya mengajarkan anak untuk race atau balapan sesungguhnya dengan rasa percaya diri dan sportivitas yang tinggi,” terang Imbar.

Balance Bike Tangsel sendiri merupakan sebuah komunitas orangtua yang memiliki hobi yang sama. Kepedulian yang tinggi akan tumbuh kembang anak membuat komunitas ini terdorong menggelar ajang balance bike secara rutin.

Lebih lanjut Imbar mengatakan, meskipun para peserta kebanyakan berasal dari Indonesia, namun beberapa kali lomba Balance Bike Tangsel digelar, ada pula yang berasal dari luar Indonesia, seperti Malaysia dan Thailand.

Untuk mengikuti ajang Balance Bike Competition, setiap peserta harus membayar biaya registrasi sebesar Rp. 200.000. “Dengan biaya itu, peserta berhak mendapatkan makan siang, medali finisher, goodie bag berisi makanan ringan dan kesempatan untuk ikut balapan serta doorprize,” ujar wanita berkulit putih ini.

Imbar Larasati, Koordinator Daerah Balance Bike Tangsel

Balance Bike Competition terbagi atas beberapa kategori lomba, mulai dari 2 tahun boys & girl, 3 tahun boys & girls, 4 tahun boys & girls, 5 tahun boys & girls, 6 tahun boys & girls serta Free For All. “Kategori terakhir ini adalah semua usia bisa bermain mulai dari kategori usia 2 tahun hingga usia 7 tahun kurang satu hari di mana event berlangsung. Jadi, bila saat hari H si anak berulang tahun, maka dia tidak bisa mengikuti lomba,” jelas Imbar.

Prioritaskan Segi Keamanan

Dari segi keamanan peserta lomba, Imbar menegaskan bahwa pihaknya dengan tegas memberlakukan kewajiban memakai elbow protector (pelindung siku) di tangan dan kaki, serta helm. “Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cedera saat kecelakaan misalnya jatuh. Kita selalu mengedukasi para orangtua untuk melakukan panduan keamanan bagi anaknya. Semua baby riders (sebutan untuk peserta anak) wajib menggunakan perlindungan diri lengkap,” imbuh Imbar.

Pemenang 3 besar Balance Bike Competition setiap kategori akan mendapatkan hadiah berupa tabungan pendidikan senilai 500 ribu, 300 ribu dan 200 ribu yang bisa digunakan untuk membeli buku atau perlengkapan sekolah. Lalu seluruh pemenang termasuk 5 pemenang harapan yang berhasil naik podium berhak mendapatkan aneka ragam hadiah menarik dari sponsor.

“Balance Bike Tangsel tidak pernah memberikan hadiah berupa uang tunai karena konsep kegiatan ini untuk tumbuh kembang anak, Kami ingin mengajarkan anak-anak memiliki jiwa sportivitas yang tinggi tanpa embel-embel uang,” tutup Imbar.

Imbar dan Baby Riders

Ia berharap Balance Bike Tangsel makin maju dan semakin dikenal orang serta olahraga sepeda tanpa pedal untuk anak-anak ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah utamanya pemkot Tangsel.

Selanjutnya, Balance Bike Tangsel akan menggelar ajang serupa di Cilegon, Banten pada tanggal 6-7 Agustus 2022, lalu di Kemang Village, Jakarta Selatan pada tanggal 13 Agustus mendatang.

Foto: Efa

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *