Teknologi merupakan komponen kunci dalam pertumbuhan ekonomi digital, yang nantinya pasti turut berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum. Oleh karenanya, keterjangkauan atau pun akses pemanfaatan teknologi yang merata amatlah dibutuhkan. Terlebih di Indonesia, negara yang terdiri atas banyak pulau, dan masing-masing memiliki potensi sumber daya kemandirian ekonomi yang luar biasa.

Bhinneka sangat menyadari hal ini. Sebagai perusahaan teknologi yang menjadi pionir e-commerce di Indonesia, Bhinneka secara proaktif terus menjalin kolaborasi dengan pelbagai pihak, di berbagai kawasan membukakan akses pemanfaatan teknologi platform business super ecosystem.

Seperti dalam kolaborasi kali ini, Bhinneka menghadirkan teknologi platform Campus Marketplace di lingkungan pondok pesantren melalui kerja sama dengan Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, NTB. Dengan Campus Marketplace yang bisa diakses melalui hamzanwadiexpo.bhinneka.com ini, dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan bukan hanya untuk civitas academica Universitas Hamzanwadi sebagai laboratorium praktik kewirausahaan langsung bagi para mahasiswanya, namun juga untuk pengembangan ekonomi digital yang dikembangkan oleh Yayasan Pendidikan Hamzanwadi, Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Pancor, Lombok Timur.

“Di Bhinneka, kami meyakini bahwa teknologi yang terjangkau dapat berdampak signifikan bagi berbagai kemajuan termasuk pengembangan ekonomi di lingkungan pondok pesantren. Begitu pula dengan campus e-marketplace, yang sudah diadopsi lebih dari sepuluh lingkungan perguruan tinggi di berbagai kota Indonesia, dan kini juga hadir di Universitas Hamzanwadi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Nusa Tenggara Barat,” ucap Chief of Commercial and Omni Channel (COCO) Bhinneka, Vensia Tjhin.

Sejak pertama kali diluncurkan pada pertengahan 2020 kemarin, Campus Marketplace telah ada di beberapa perguruan tinggi kota Jakarta, Cikarang, Yogyakarta, Bandung, Sidoarjo, dan Tegal. Melalui Campus Marketplace ini, UMKM mahasiswa berkesempatan untuk belajar, memulai usaha secara digital dari lingkungan kampus terlebih dahulu, hingga akhirnya mampu memasuki pasar yang lebih luas di korporasi, bahkan pengadaan pemerintah.

Di sisi lain, kebutuhan warga kampus, baik untuk perkuliahan maupun lainnya, juga bisa dipenuhi dari sesama civitas academica melalui lokapasar ini. Sehingga pemberdayaan ekonomi lokal dapat dimulai dari institusi pendidikan pencetak sumber daya manusia unggulan.

“Tidak hanya mahasiswa, hamzanwadiexpo.bhinneka.com ini juga terbuka bagi para dosen, staf, alumni, guru hingga UMKM eksternal di lingkungan pondok pesantren NWDI Pancor, Lombok Timur, baik sebagai penjual maupun pembeli. Untuk produk-produk unggulan terkurasi pun, nantinya juga tersedia bagi pengguna Bhinneka secara umum di seluruh Indonesia,” lanjut Ibu Vensia.

Hamzanwadiexpo.bhinneka.com resmi diluncurkan dalam acara hybrid (daring dan luring) Hamzanwadi Expo 2022 pada Sabtu (5/2) kemarin di Jakarta dan Lombok. Namun, ada yang berbeda karena lebih dari 70 UMKM mahasiswa dan alumni Universitas Hamzanwadi turut memamerkan inovasi dan produk unggulan mereka secara langsung.

Disaksikan oleh Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah MPd, kerja sama ini dikukuhkan lewat penandatanganan kedua belah pihak diwakili oleh Kepala Unit Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Hamzanwadi, Mohamad Farid Zaini, dan Head of Business Bhinneka, Dennis Kumara.

“Terdapat lebih dari 10 ribu santri yang sekolah mulai dari TK sampai perguruan tinggi di Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor, Lombok Timur. Dengan potensi sebesar ini, Universitas Hamzanwadi berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi berbasis digital di lingkungan pondok pesantren untuk meningkatkan kompetensi lulusannya berdaya saing unggul dan berbudaya santri dalam menghadapi revolusi industri 4.0”  ungkap Bapak M Farid Zaini, Kepala Unit Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Hamzanwadi.

Acara pun diisi pula dengan dua sesi Entrepreneurs Talk Show, dengan salah satu narasumbernya adalah CEO & Founder Timor Moringa, Meybi Agnesya salah satu Merchant sukses Bhinneka dengan produk unggulan daun kelor (Moringa) dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Campus Marketplace Layani Pembayaran Biaya Kuliah

Teknologi Campus Marketplace dari Bhinneka pun terus dikembangkan. Terbaru, selain melayani transaksi UMKM, platform juga bisa melayani pembelian produk-produk digital. Termasuk pulsa dan paket data, pengisian dompet digital, pembayaran tagihan listrik maupun air, BPJS, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Malah tidak hanya itu, platform Campus Marketplace saat ini juga tengah dikembangkan untuk dapat melayani pembayaran biaya kuliah masing-masing kampus. Hal ini tentu menjadi terobosan yang strategis bagi kampus, mengingat salah satu fungsinya adalah sebagai penunjang perputaran roda ekonomi di lingkungan institusi pendidikan tersebut.

Untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM mahasiswa dan alumni Universitas Hamzanwadi, kunjungi hamzanwadiexpo.bhinneka.com.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *