Kids, pasti sudah tahu dong warna bendera negara kita? Ya, merah putih! Banyak yang bilang bahwa bendera merah putih merupakan simbol dari warna darah (merah) dan tulang (putih). Hmmm, betul nggak, ya? Yuk, kita telusuri!

Warna merah putih sebagai bendera, ternyata sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit di Indonesia, lho! Pada abad ke-13, kerajaan Majapahit menggunakan umbul-umbul atau pataka yang berwarna merah putih. Penggunaan bendera merah putih ini juga tertulis di buku karangan Mpu Prapanca.

Warna merah putih ini diperkirakan juga mengacu pada proses pewarnaan tekstil pada zaman Indonesia purba. Warna merah yang secara alami, kala itu mudah didapatkan dari daun jati ataupun buah manggis. Adapun warna putih, berasal dari warna alami kapuk dan kapas.

Sumpah Pemuda

Pada hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928, bendera merah putih dikibarkan sebagai bendera resmi Indonesia. Awalnya, direncanakan memakai lambang Garuda di tengahnya. Namun, setelah dilakukan berbagai pertimbangan, akhirnya lambang Garuda tersebut dipisah. Saat ini Garuda menjadi lambang negara kita.

Bendera pusaka pertama kali dikibarkan saat pembacaan proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Soekarno. Bendera tersebut dijahit oleh isteri Soekarno, Ibu Fatmawati yang merupakan perpaduan sprei dan kain milik tukang soto.

Makna Merah Putih

Setiap perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, bendera tersebut selalu dikibarkan. Sampai pada saat bendera tersebut robek di ujungnya, sehingga sudah tidak layak lagi dikibarkan. Akhirnya, dibuatkan replikanya. Dan bendera yang kita lihat setiap upacara kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, hanya replikanya saja, Kids!

Secara filosofi, merah artinya berani, dan putih sebagai suci. Hal tersebut melambangkan jiwa manusia dan raganya. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan.

Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *