UniPin Community (UNITY) kembali menyelenggarakan webinar bulanan dengan tema menarik serta menghadirkan pembicara yang profesional di bidangnya. Webinar dengan tajuk “Human Behavior and Psychology for Esports Team” ini dilakukan secara daring melalui telekonferensi Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube UniPin.

Kegiatan bermain game, meski dilakukan untuk tujuan hiburan dan bersenang-senang, tak jarang menimbulkan tekanan dalam prosesnya. Pertemuan dengan lawan yang sulit, menghadapi kekalahan, hingga kurangnya support system, dapat menjadi penyebab tekanan tersebut.

Untuk membedah lebih dalam, teknik membaca perilaku dan psikologi manusia dalam kaitannya dengan dunia esports, UNITY mengundang Kak Listiyani Siegit, Esports and Performance Psychologist terkemuka di Indonesia, sebagai narasumber.

Penguasaan Diri adalah Kunci

Setiap manusia memiliki sifat, watak, dan tipe kepribadian yang berbeda-beda. Ketika bermain game, seringkali sifat asli orang bisa terlihat karena tingginya tingkat stres yang disebabkan oleh hal-hal yang disebutkan tadi, terutama dalam permainan yang kompetitif.

Kak Listi menyebutkan, adalah hal yang penting untuk para gamers memiliki self-awareness, yaitu kepekaan terhadap kepribadian, kekurangan, dan kelebihan diri sendiri untuk dapat lebih mudah menguasai diri.

Self-awareness itu penting. Setelah sadar akan kelebihan dan kekurangan diri, akan ada self-regulation dimana player bisa menguasai diri mereka meski dalam tingkat stres yang tinggi,” kata Kak Listi.

Meski telah bisa menguasai diri saat menghadapi tantangan dalam bermain, ada saat-saat dimana konflik adalah hal yang tak terhindarkan. Penghinaan, komunikasi tim yang buruk, yang pada akhirnya membawa tim pada perpecahan dan kekalahan.

Konflik seperti itu tidak hanya terjadi pada level amatir, tetapi juga kerap terjadi pada level profesional. Kak Listi menerangkan bahwa untuk menghadapi hal seperti ini, pemain perlu memfokuskan diri pada tujuan akhir permainan yaitu: kemenangan.

“Cara komunikasi, tipe komunikasi, manajemen konflik, dan manajemen roles adalah hal penting dalam hubungan sebuah team agar berjalan baik. Jika berhadapan dengan penghinaan, fokuskan diri pada hal yang tepat,” saran Kak Listi.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *