Bagi kalian penyuka olahraga basket, menjadi bagian dari Basketball Without Borders (BWB) Asia adalah suatu impian. Ya, BWB merupakan program pelatihan dan pengembangan untuk talenta-talenta basket muda berskala internasional yang diadakan oleh NBA dan FIBA.

BWB tahun 2019 ini bertempat di Tokyo, Jepang, dan Hendrick Xavi Yonga (DKI Jakarta/klub basket Victoria), Amelia Ryan Ayu Ardhany (Jawa Timur/klub basket Golden Dragon Malang), dan Jesslyn Angelique Aritonang (DKI Jakarta/klub basket Indonesia Muda Pusat), adalah tiga anak Indonesia berprestasi yang terpilih untuk berlaga di BWB Asia tahun ini lho Kids.

Dihadiri sejumlah pemain aktif dan non-aktif serta pelatih National Basketball Association (NBA), 64 anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan terbaik dari 18 negara dan wilayah mengikuti serangkaian kegiatan, baik di dalam maupun luar lapangan, termasuk efisiensi gerakan, pengembangan, keterampilan, lomba keterampilan dan menembak, pertandingan 5 lawan 5, serta seminar tentang keterampilan hidup. Selain itu, alumni BWB global 2016, Rui Hachimura (Washington Wizards) yang terpilih pada seleksi pemain NBA (NBA Draft) tahun ini turut hadir memberikan semangat kepada anak-anak.

Jesslyn Angelique Aritonang mengaku selama program BWB Asia, para peserta dilatih layaknya seorang pemain NBA dan Women’s National Basketball Association (WNBA), pelatihan yang diberikan pun sangat detil, dari teknik bertahan (defense) hingga menyerang (offense). “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti BWB Asia 2019 karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Program ini pun membuka mata saya bahwa basket bukan sebatas bidang olahraga, namun juga kesempatan untuk menjalin relasi dengan sesama,” ucap peserta asal DKI Jakarta yang akrab dipanggil Angie ini.

Perasaan senang yang sama pun dirasakan Amelia Ryan Ayu Ardhany, belia asal Jawa Timur mengaku mendapatkan pengalaman unik karena selama BWB Asia ia ditempatkan pada posisi small forward (SF atau 3) dan power forward (PF atau 4), berbeda dari kebiasaannya. “Senang sekali dapat dilatih langsung oleh pelatih-pelatih NBA dan bisa bertemu Rui Hachimura. Semoga kedepannya NBA dapat mengadakan kegiatan serupa di Asia terutama Indonesia, agar anak-anak lain pun bisa merasakan bagaimana rasanya dilatih oleh pelatih NBA serta bermain dengan anak-anak dari negara lain,” harap Amelia.

Sementara itu, pada hari ke-empat BWB Asia 2019, berlangsung pertandingan playoff dan pertandingan kejuaraan, kontes tiga angka (three-point contest), dan pertandingan All-Star. Selama program berlangsung, Hendrick Xavi Yonga tampil menonjol terbukti dengan terpilihnya ia sebagai anggota tim Barat (West) dalam pertandingan All-Star lho Kids.

Berkesempatan untuk membawa nama bangsa ke lapangan Basketball Without Borders Asia pada 17 Agustus, Angie dan Hendrick mengartikan Hari Kemerdekaan sebagai pengingat bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil terbaik. Sementara itu, Amelia memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan dan kesempatan untuk bertindak yang diikuti tanggung jawab untuk menjaga serta menghargai kemerdekaan orang lain.

 

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *