Sekarang ini tren gaya hidup mengalami pergeseran, yaitu kembali ke yang alami/organik. Begitu juga dengan susu, kini sudah ada susu pertumbuhan organik pertama di Indonesia. Apa sih bedanya dengan susu pertumbuhan yang biasa?

Susu organik mungkin merupakan hal baru bagi masyarakat Indonesia, meski demikian tidak perlu meragukan kelebihannya. Karena, dari aspek  keamanan pangan sapi penghasil susu organik dirawat di  peternakan  yang  terjaga  kualitas lingkungannya, di mana pupuknya alami serta tidak mengandung pestisida kimiawi dan dibebasliarkan di padang rumput selama tiga puluh persen dari waktu makan. Sapi organik diberi makan rumput dan biji-bijian  organik  yang  bebas  dari  pestisida,  tidak  diberikan  hormon  sintetis  untuk  mempercepat pertambahan berat badan sapi dan meningkatkan produksi susu, dan terbebas dari antibiotik. Sementara dari aspek kandungan nutrisi, Prof Ir Ali Khomsan, MS., Guru Besar Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Universitas Institut Pertanian Bogor, menyebut bahwa susu organik menawarkan banyak kelebihan, di antaranya:

  1. Kandungan omega-3 pada susu organik lebih tinggi dibandingkan susu biasa. Nutrisi ini baik untuk menjaga kesehatan jantung serta mendukung perkembangan otak dan kemampuan belajar.
  2. Mengandung Conjugated Linoleic Acid (CLA) yang lebih tinggi dibandingkan susu biasa dan dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh, imunitas terhadap penyakit dan perkembangan otot.
  3. Tingginya  kandungan  zat  besi  pada  susu  organik  juga  sangat baik untuk pembentukan hemoglobin dan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, karena kekurangan zat besi dapat menghambat pertumbuhan anak dan mengalami kesulitan belajar.
  4. Mengandung  lebih  banyak  vitamin  E.  Nutrisi  ini  berperan  sebagai antioksidan  yang  mampu melindungi  tubuh  dari  efek  buruk  radikal  bebas  yang  dapat  menimbulkan  peradangan  dan kerusakan sel.
  5. Kandungan kalsium pada susu sapi organik lebih tinggi dibandingkan susu biasa, tentunya hal ini baik untuk mendukung pertumbuhan anak,   memperkuat tulang, gigi, dan ototnya, serta memberikannya energi.

Banyaknya kelebihan susu organik daripada susu biasa, dan tren gaya hidup alami PT Arla Indofood, perusahaan patungan antara Arla Foods Amba -penghasil susu organik terbesar di dunia asal Denmark – dan Indofood CBP, meluncurkan Puregrow Organic, susu pertumbuhan organik pertama di Indonesia.

“Melihat potensi besar perkembangan industri produk organik di Indonesia, khususnya susu organik, PT Arla Indofood dengan bangga menghadirkan Puregrow Organic, pilihan baru susu pertumbuhan dengan nilai tambah yang bergizi, inovatif, dibuat dari  bahan-bahan  yang  alami,  dan  diproduksi  dengan  cara  yang  baik  dan  bertanggungjawab. Puregrow  Organic menjadi  salah  satu  wujud  misi  dan  komitmen  PT  Arla  Indofood  dalam menciptakan masa depan produk susu dan menghadirkan inspirasi kesehatan alami bagi keluarga di Indonesia,” ujar Bapak Ciptadi Sukono, Managing Director, PT Arla Indofood.

Selain  dipercaya  lebih  sehat  karena  kebaikan  kandungan  nutrisinya  dan  aman  karena  menjalani ramahnya proses peternakan sapi organik yang bebas pestisida serta berbagai bahan kimia, produk makanan  yang  dikelola  secara  organik,  khususnya  susu  organik,  menjadi  bahan  dasar  susu pertumbuhan yang baik. Tidak  hanya  itu,  proses  pengolahan  organik  dipercaya  memperhatikan  kesejahteraan  hewan  dan mengurangi jejak karbon. Hal ini merupakan upaya mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan turut  menjaga  keanekaragaman  hayati,  sehingga  diharapkan  anak  dapat  tumbuh menjadi  generasi penerus kebiasaan mengonsumsi produk organik yang ramah lingkungan dan memberikan dampak positif bagi bumi di masa depan. Bersamaan  dengan  diluncurkannya  Puregrow  Organic,  PT  Arla  Indofood  juga  meluncurkan kampanye ‘Lebih  Natural,  Lebih  Baik’ yang  mengajak  orangtua  milenial  Indonesia  untuk menerapkan gaya hidup dan gaya asuh organik sejak dini untuk mendukung tumbuh kembang anak secara alami kini dan nanti.

(Foto : Istimewa)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *