Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta, bekerja sama dengan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia dan Yayasan Pa van der Steur, mempersembahkan sebuah pertunjukan teater anak yang berjudul “Ke Mana Balon-balon Itu Pergi” oleh Assemblea Teatro di Torino.

Acara ini juga merupakan salah satu rangkaian peringatan 70 tahun hubungan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Italia. Judul pementasan diambil dari salah satu lagu berjudul “Dove vanno a finire i palloncini” ciptaan Renato Rascel, yang wafat lebih dari dua puluh tahun lalu. Ia adalah seorang aktor teater, TV dan sinema, komedian, penyanyi, penari dan juga pencipta lagu anak-anak. Lagu yang diciptakannya sarat akan makna. Melalui permainan kata ia menyampaikan pesan dengan cara menyenangkan tanpa memberikan kesan menggurui. Kelompok teater asal kota Turin ini, yang terinspirasi oleh semangat yang sama, menciptakan produksi teatrikal dengan inspirasi dari lagu-lagu anak karangan Rascel. Gubahan musik versi moderennya dibuat oleh Matteo Curallo.

Benang merah yang terdapat di naskah karya Renzo Sicco merajut banyak elemen menjadi sebuah kesatuan yang harmonis dalam satu pertunjukan.  Tiga aktor kawakan dari Assemblea Teatro di Torino, salah satu kelompok teater paling handal di kota Turin,  Cristiana Voglino, Paolo Sicco dan Angelo Scarafiotti, seperti halnya Rascel, mampu menyebrangi perbedaan dalam seni dan mengubahnya menjadi sebuah musikal yang menarik baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Pertunjukan ini dipentaskan dalam Bahasa Italia dengan terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Kami berkolaborasi dengan Kak Rika dan Dandi Ukulele dari Komunitas Ayo Dongeng Indonesia sebagai pendongeng dalam Bahasa Indonesia, yang membuat pertunjukan menjadi lebih mudah dipahami.

Putri, salah satu penikmat teater anak

Menurut Putri Oktavia, siswi kelas 5 SDN Duren Jaya 2 Bekasi, mengaku sangat senang menonton pertunjukan teater tersebut. “Ceritanya seru, banyak pesan-pesan yang disampaikan. Misalnya tentang aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar seperti lampu lalu lintas. Selain itu juga sedikit-sedikit aku belajar bahasa Itali,” ucap Putri yang datang bersama tantenya tersebut.

(Foto: Ist)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *