Pandemi menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Tapi, ternyata, berdasarkan survei yang dilakukan oleh sebuah produk pasta gigi, dari 6800 orang yang disurvei, sebanyak 70 persen responden hanya fokus pada kesehatan fisik dan mental, namun melupakan kesehatan gigi dan mulut. “Padahal, kesehatan gigi dan mulut sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan mental,” kata drg. Esti Rachma K.P., MM., dokter gigi Pepsodent Dental Expert Center.

Ditambahkan drg. Esti, kesehatan gigi dan mulut penting karena merupakan gerbang masuknya nutrisi sekaligus kuman. “Sehingga sejak kecil kita harus ekstra menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin menyikat gigi,” ucapnya seraya berkata saat pandemi dirinya sering menangani keluhan bau tak sedap, sakit gigi, sakit gusi, gigi berlubang, hitam-hitam, dan keropos pada anak-anak. “Itu dikarenakan perilaku malas menyikat gigi sehingga sisa-sisa makanan menumpuk dan menempel pada gigi,” ucapnya lagi.

Menurut drg. Esti, selain gigi, kebersihan gusi, lidah, dan rongga mulut juga perlu dijaga. “Setiap 6 bulan sekali kontrol ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi. Nah, agar penumpukan karang gigi tidak terlalu banyak, kita juga harus tetap rutin menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” ujarnya.

Tidak hanya itu, drg. Esti juga menyarankan agar sejak kecil belajar teknik menyikat gigi yang baik dan benar, menggunakan pasta gigi mengandung fluoride, pasta gigi khusus untuk anak, dan jaga asupan nutrisi serta kurangi yang manis-manis atau terlalu banyak gula. “Jangan lupa, selalu berkumur setelah makan atau minum yang manis-manis,” tandasnya.

Nah, kamu nggak mau kan merasakan sakit gigi yang rasanya nggak enak banget. Yuk, jaga kesehatan gigi dan mulut sejak kecil dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah dijelaskan drg. Esti.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *