Hari Anak Perempuan Internasional yang dirayakan hari ini, 11 Oktober, hadir untuk mendukung hak dan mendorong keterlibatan penuh anak perempuan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.

Penelitian terbaru oleh Kotex, salah satu merek dari Kimberly-Clark, menemukan fakta bahwa saat ini remaja perempuan di Asia Pasifik tumbuh dengan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Penelitian ini menyoroti tantangan klasik pubertas yang saat ini terus ditekankan dengan latar belakang masalah tentang perubahan iklim hingga, cyber-bullying, dan harapan masyarakat yang tidak realistis.

Sebagian besar remaja perempuan percaya bahwa keterbatasan sosial membatasi kesempatan yang mereka miliki, tetapi sekitar tiga perempatnya melihat sesama wanita sebagai sekutu. Di seluruh Asia Pasifik, dimana stigma dan stereotip tentang menstruasi masih tersebar luas, perubahan sangat dibutuhkan. Untuk mendukung upaya penting ini, Kotex melibatkan komunitas perempuan di seluruh Asia Pasifik dalam kampanye Kotex #GirlUnrestricted, sebuah gerakan berskala regional untuk mendukung suara remaja perempuan, melawan stigma menstruasi di masyarakat, dan membangun masa depan melalui pendidikan.

“Kotex mendorong para remaja perempuan untuk berani menjalani masa remaja mereka dengan caranya sendiri, dan tumbuh dengan lebih banyak ekspresi ‘bisa’ dan sedikit ‘harus’. Kami percaya bahwa masa remaja yang tidak dibatasi adalah masa yang penuh dengan kemungkinan dan gambaran dunia yang lebih bersahabat dimana mereka dapat menjalani setiap petualangan, melihat sebuah kesalahan bukan sebagai kegagalan, tetapi sebagai kemajuan dalam perjalanan pertumbuhan mereka. Hal ini sejalan dengan tujuan Kotex untuk menghilangkan hambatan para remaja perempuan untuk maju, baik dari stigma menstruasi ataupun faktor sosial lainnya.” pungkas Ibu Beatrix Wijaya, Senior Marketing Manager Kotex Indonesia.

“Dalam semangat Hari Anak Perempuan Internasional, kampanye #GirlUnrestricted Kotex mendorong para remaja perempuan untuk merayakan keunikan dan kekurangan mereka, serta mengajak mereka untuk memandang masa remaja sebagai perjalanan yang penuh dengan berbagai kemungkinan, bukan sebagai perjalanan dengan tujuan tanpa pilihan,” katanya/

Untuk memulai kampanye, video #GirlUnrestricted akan diluncurkan di seluruh Asia Pasifik untuk mendorong para remaja perempuan merangkul keunikan dan pengalaman masa remaja mereka dengan cara mereka sendiri. Berbagai aktivitas seperti pelibatan figur publik, organisasi non pemerintah berbasis remaja perempuan dan peningkatan program jangkuan sekolah yang sedang berlangsung, akan melanjutkan percakapan untuk melawan stigma dan mitos seputar menstruasi. Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan kesehatan dan kebersihan menstruasi yang telah didukung oleh Kotex di Asia Pasifik selama 50 tahun. Pada tahun 2020, berbagai program yang telah dilakukan telah menjangkau 1,8 juta orang di Asia Pasifik, termasuk pemuda, orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat. Kotex berencana untuk secara signifikan mempercepat upaya ini dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami sangat antusias untuk meluncurkan kampanye Kotex #GirlUnrestricted sebagai bentuk perayaan Hari Anak Perempuan Internasional. Setiap remaja perempuan mengalami perubahan di masa pertumbuhan mereka, dan saat menghadapi menstruasi, kami percaya mereka akan memahami apapun yang terjadi dalam perjalanan hidupnya. Kami melihat peran kami bukan sebagai pihak yang menyediakan semua jawaban, melainkan sebagai merek yang mereka sukai, kami hadir untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi para remaja perempuan agar mereka semakin terdengar, didukung, dan saling merayakan satu sama lain,” tutup Ibu Febrina Herlambang, Head of Communications Kimberly-Clark Softex Indonesia.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *