ZAP kembali meluncurkan ZAP Beauty Index 2023, sebuah survei tahunan yang memotret perilaku wanita Indonesia mengenai dunia kecantikan.

Diuraikan oleh Pendiri ZAP Clinic, Fadli Zahab, ZAP Beauty Index tahun ini melibatkan sekitar 9.000 responden perempuan berusia 15 – 65 tahun di seluruh Indonesia, meningkat 3.000 dari pelaksanaan di tahun 2021.

“Terus terang untuk mengumpulkan 9000 responden itu benar-benar sulit, ya. Tahu sendiri orang Indonesia kebanyakan kalau diminta untuk survei, pada nggak mau hehe…” imbuh Fadli Zahab dalam acara konferensi pers peluncuran ZAP Beauty Index 2023, baru-baru ini di Hotel Ashley, Jakarta Pusat.

Bekerja sama dengan MarkPlus, survei meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Papua. Survei kali  ini dilakukan untuk membantu memberikan perspektif terhadap tren industri kecantikan pada tahun 2023 mendatang.

Pada kesempatan ini, ZAP buka-bukaan merilis sejumlah temuan menarik, di antaranya tren dan perawatan kecantikan favorit. Diuraikan oleh Yosanova Savitry, COO Markplus Institute, survei ini tidak hanya melihat sisi “cantik’  dari tampilan luar saja, melainkan juga perasaan.

“Tren cantik udah beda. Kalau dulu orang Indonesia merasa cantik kalau dia melihat wajahnya cantik. Sekarang nggak begitu. Perempuan sekarang banyak yang merasa cantik kalau merasa memiliki badan yang sehat, bertemu dengan banyak orang yang berpikiran positif, dan sebagainya. Itu membuat mereka merasa cantik. Jadi cantik itu bukan hanya dari sisi make up atau tampilan wajah saja, tapi juga jiwa pun bisa cantik. Jadi survei ini melihat cantik secara keseluruhan,” imbuh Yosanova.

Brand dan Influencer Lokal Jadi Juara

Nah, untuk melakukan perawatan kecantikan, ada kabar baik, nih! Brand kecantikan lokal berhasil memenangkan hati para wanita Indonesia tahun ini. Lebih banyak wanita yang mempercayakan perawatan kulitnya pada brand lokal dibandingkan brand luar negeri.

Sebanyak 96.8 persen wanita Indonesia menggunakan produk skincare buatan Indonesia. Bahkan, terdapat 19 persen wanita yang mengaku menggunakan brand lokal secara eksklusif untuk merawat kulit mereka.

Antusias para wanita untuk memakai brand kecantikan lokal dapat terlihat dari produk-produk skincare dan makeup lokal yang semakin beragam dan inovatif. Empat produk teratas yang paling disukai dan banyak digunakan oleh para wanita Indonesia adalah serum, facial wash, sunscreen dan pelembap.

ZAP Beauty Index 2023 Berikan Perspektif Baru Mengenai Tren Kecantikan Lokal

Skincare untuk Melembapkan, Jadi Favorit

Kalau beberapa tahun terakhir,  produk perawatan kulit (skincare) dengan manfaat anti-acne untuk mengatasi jerawat paling banyak diburu, tampaknya kini telah bergeser.

Seperti Moms ketahui, sejak pandemi menyerang Indonesia di awal tahun 2020, perilaku kebiasaan masyarakat Indonesia banyak berubah. Jika dulu masker wajah hanya dipakai di saat-saat tertentu, Covid-19 membuat masker menjadi salah satu protokol kesehatan wajib.

Sering terjadi, akibat kelamaan memakai masker, timbul keluhan yakni kulit menjadi lebih kering. Terbukti, skincare dengan manfaat melembapkan lebih banyak dicari sebesar 60 persen dibandingkan manfaat anti-acne, yang selama beberapa tahun terakhir menduduki peringkat teratas.

Pada tahun sebelumnya, 53.8 persen wanita lebih mencari manfaat anti-acne dan 53.6 persen mencari manfaat melembapkan.

Sementara itu, penuaan dini atau anti-aging menjadi momok para wanita di semua kalangan usia. ZAP Beauty Index 2023 menemukan bahwa 14.4 persen remaja perempuan di bawah 19 tahun sudah mulai mencari skincare yang berkhasiat untuk mencegah penuaan. Semakin dewasa wanita, manfaat anti-aging semakin menjadi prioritas.

Perawatan di Klinik Kecantikan

Perawatan di klinik kecantikan semakin populer dan digemari oleh banyak wanita.

Hal tersebut mengacu pada temuan 3 dari 5 wanita Indonesia memilih treatment kulit wajah di klinik kecantikan sebagai kegiatan pampering yang paling disenangi. Facial untuk membuat wajah lebih glowing merupakan jenis perawatan yang disukai oleh lebih dari 50 persen wanita Indonesia saat ini.

“Pada tahun ini, kami juga melihat bahwa produk dan layanan dari klinik kecantikan semakin menjadi favorit wanita Indonesia. Pada 2021, hanya 17.8 persen wanita Indonesia membeli skincare di klinik kecantikan, sementara tahun ini, jumlah tersebut meningkat hingga 32.5 persen. Selain produk over the counter, melakukan perawatan di klinik kecantikan menjadi salah satu kegiatan favorit wanita Indonesia masa kini,” kata Yosanova.

Hal ini sejalan dengan temuan mengenai concern wanita Indonesia terhadap kulit kusam. Mereka memimpikan wajah yang bersih dan mulus, selain juga bertubuh sehat dan bugar, agar dapat merasa cantik.

Gigi Menjadi Masalah yang Bikin Tak Pede

ZAP Beauty Index 2023 juga mengulas berbagai faktor yang menjadi kekhawatiran banyak wanita Indonesia perihal kecantikan. Ternyata, kulit wajah yang kusam menjadi konsep utama yang menghantui hampir seluruh wanita Indonesia.

Dari survei, ditemukan 57,6 persen  hingga 64,8 persen khawatir dengan kulit wajah yang kusam sementara 57,1 persen khawatir dengan komedo.

Tak hanya itu, untuk bagian wajah yang sering membuat wanita kurang pede (insecure) adalah gigi yang dipilih 27,6 persen wanita. Diikuti dengan hidung (20,9 persen) dan pipi (11,2 persen).

Merespons temuan ZAP Beauty Index 2023, Chief Marketing Officer ZAP Clinic Feriani Chung mengatakan, “Kepercayaan wanita Indonesia terhadap klinik kecantikan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain menjadi bentuk capaian bagi ZAP, temuan ZAP Beauty Index 2023 juga menjadi masukan bagi kami untuk terus relevan dengan apa yang wanita Indonesia butuhkan dalam mempercantik diri. Selain itu, kami terus berharap agar ZAP Beauty Index bisa menjadi referensi yang komprehensif dan tepercaya bagi pelaku industri kecantikan dan kesehatan Indonesia, maupun teman-teman jurnalis,” tutupnya.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *