Singapura, majalahjustforkids.com – Di bulan Januari 2023, pengunjung dapat menjelajahi berbagai perspektif baru di Marina Bay Sands, Singapura, melalui serangkaian aktivitas bertemakan seni. Marina Bay Sands manjakan pengunjung dari segala usia dan kalangan.

Dari kesempatan untuk lebih dekat dengan seniman grafiti terkenal asal Prancis-Vietnam, Cyril Kongo, dan koki pastry lokal pemenang penghargaan Janice Wong, debut pameran seni terbesar di Asia Tenggara, ART SG, hingga menu yang terinspirasi oleh seni dan acara publik.

Mr. Paul Town, Chief Operating Officer Marina Bay Sands menyampaikan bahwa, “Kami sangat bersemangat untuk memulai tahun ini dengan perayaan bertema seni pertama kami yang akan menampilkan beberapa kolaborasi paling kreatif serta pameran terbesar di kawasan ini. Dengan merayakan seni dalam segala bentuknya yang menakjubkan, kami berkomitmen untuk menambah pengalaman publik dan komunitas pecinta seni. Acara berbasis seni ini hanyalah salah satu dari sekian banyak inisiatif yang kami luncurkan sepanjang tahun untuk meramaikan kawasan Marina Bay dan memperdalam keterikatan kami dengan para pengunjung.”

ArtScience Museum akan menjadi tuan rumah pameran Pulp III: A Short Biography of the Banished Book oleh Shubigi Rao, yang ditugaskan oleh Dewan Seni Nasional, Singapura, untuk pameran di bagian Singapore Pavilion dalam International Art Exhibition of La Biennale ke-59 di Venezia (Biennale Arte 2022). Dikuratori oleh Ute Meta Bauer, pameran ini menandai titik tengah dari proyek Pulp yang berlangsung selama satu dekade oleh sang seniman, sebuah pemeriksaan dari sejarah penghancuran buku dan dampaknya terhadap masa depan pengetahuan.

Selama empat hari, ArtScience Cinema yang terletak di Lantai 4 ArtScience Museum menayangkan ART SG Film: Fabricated Realities, sebuah kompilasi karya seni film dan video terbaru yang dibuat oleh seniman asal Asia Tenggara dan sekitarnya. Dipilih oleh kurator terkenal Thailand, Gridthiya Gaweewong, serial ini menampilkan tiga program yang membahas kompleksitas zaman sekarang, mempertanyakan koeksistensi manusia serta berbagai spesies non-manusia dan teknologi canggih yang menantang persepsi sejarah.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *