Burung-burung nazar selalu ditertawakan dan dihina oleh burung-burung lain karena makanan mereka adalah bangkai hewan. “Burung-burung nazar benar-benar mengerikan! Lihat saja makanan mereka!” seru burung-burung lain. (The vultures are always laughed at and insulted by other birds because they eat carcasses. “Those vultures are hideous! Look at their food!” shout the other birds.)

Guga si anak burung nazar selalu berharap bahwa dirinya adalah burung yang cantik. Menurutnya, burung yang paling cantik adalah burung bangau mahkota merah. “Mereka tetap kuat di musim dingin, baik hati, dan pandai menari. Aku tidak sabar menunggu musim dingin dan bertemu dengan para bangau mahkota merah,” kata Guga. (Guga the young vulture always hopes that he is the most gorgeous bird. He thinks that the most gorgeous bird is the red crown. “They stay strong in winter, kind-hearted, and dance well. I can’t wait for the winter to meet the red-crowned cranes,” says Guga.)

Akhirnya, salju pertama turun. Betapa gembiranya Guga. Dia lalu pergi ke daerah danau beku untuk bertemu dengan kawanan bangau mahkota merah. (Finally, the first snow falls. Guga is extremely happy. He then flies to the frozen lakes to meet up with the flock of red-crowned cranes.)

“Indah sekali!” seru Guga terharu ketika dia melihat para bangau mahkota merah, terbang menurun, berlatar belakang sinar matahari musim dingin. Burung-burung cantik itu lalu menari. “Huaaaaa!” Guga menangis keras. (“How gorgeous!” exclaims Guga in joy as he sees the red-crowned cranes fly down, with the winter’s soft sunlight as the backdrop. The beautiful birds then dance. “Boohooo!” Guga cries aloud.)

Kawanan burung bangau mahkota merah berhenti menari. “Mengapa kau menangis?” tanya salah satu dari mereka yang bernama Kaka. Guga lalu menceritakan kesedihannya sebagai seekor burung nazar. (The flock of red-crowned cranes then stopped dancing. “Why are you crying?” asks Kaka, one of the cranes. Guga then shares his sad story as a vulture.)

“Jangan bersedih Guga, semua yang ada di dunia ini memiliki kelebihan tersendiri. Mereka sangat berharga,” kata Kaka. Lalu Kaka dan teman-temannya kembali menari, kemudian terbang ke rumah mereka. (“Don’t be sad Guga, everything in this world have their plus-sides. They are all precious,” Kaka says. Then, Kaka and his friends continue their dance and fly home to their house.)

Seminggu setelah pertemuan Guga dengan Kaka, sesuatu terjadi di hutan tempat para hewan tinggal. (One week after Guga met Kaka, something happened on the forest the animals live in.)

“Menakutkan sekali! Ada bangkai binatang yang menyebarkan penyakit! Tidak ada hewan yang berani mendekatinya!” seru seekor burung merak. “Tapi kita harus menghilangkannya! Jika tidak, bisa berbahaya bagi seluruh hewan di hutan ini!” kata seekor macan. “Serahkan padaku,” Guga berkata dengan penuh percaya diri. (“It is horrible! There’s an animal carcass that’s spreading diseases! No animals dare to approach it!” shouts a peacock. “But we must get rid of it! Otherwise, it will endanger all of the animals in this forest!” a tiger replies. “Leave that to me,” says Guga, full of confidence.)

Guga melahap bangkai hewan yang penuh bibit penyakit itu, menyelamatkan hutan dan membuat para hewan lain kagum. “Apa yang akan terjadi pada dirimu?” tanya seekor burung layang-layang. “Aku akan baik-baik saja. Aku dianugerahi lambung berisi asam yang dapat melenyapkan bibit penyakit apa pun,” seru Guga. (Guga devours the disease-filled carcass, saving the forest and amazes the other animals. “What will happen to you?” asks a peregrine. “I’ll be fine. I am blessed with a stomach full of acid that’ll eliminate any disease,” tells Guga.)

“Ternyata, burung nazar adalah yang paling hebat di antara semua burung! Maafkan kami, Guga,” seru burung-burung lain. (“It turns out that vultures are the coolest birds among all of us! We’re sorry, Guga,” exclaim the other birds.)

Cerita: Seruni   Ilustrasi: JFK   Translator: Yos

 

You may also like
Latest Posts from

1 Comment

  1. Artikelnya menarik .
    Lanjutannya mana tuch ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *