Momami Luncurkan Rangkaian Sun protection

Sebagaimana Moms ketahui, tinggal di negara tropis membuat kulit kita rentan terpapar efek jahat dari UVA dan UVB dari pancaran matahari. Terlebih bagi si kecil, yang suka bermain dan beraktivitas di ruangan terbuka.

Itulah mengapa, tabir surya atau sunscreen sangat penting dipakai oleh anak-anak. Apalagi, kanker kulit saat ini sudah umum menyerang pada usia muda. Dengan melindungi kulit si kecil dari paparan sinar matahari sedini mungkin, bisa memperkecil risiko ini.

Hal ini ditegaskan oleh dr. Grace NS Wardhana, SpKK, FINSDV, FAADV. “Anak-anak dan bayi perlu memakai tabir surya atau sunscreen, yang fungsinya untuk menyaring sinar matahari sehingga tidak masuk ke dalam kulit,” ujarnya pada acara virtual Momami Sun Range Product Launch, baru-baru ini.

Lebih lanjut dr. Grace menjelaskan, manfaat pemakaian sunscreen sangat penting, yakni mampu mencegah sunburn hingga 92 persen, mampu mencegah kanker kulit hingga 89 persen dan mampu mencegah premature aging (penuaan dini) hingga 50 persen. “Bahkan, data terakhir dari American Association for Cancer Research menyebutkan, jika anak-anak mengalami 5 kali sunburn hingga berusia 20 tahun, maka risiko menderita kanker kulit akan meningkat sebanyak 80 persen,” jelas dr. Grace.

dr. Grace NS Wardhana, SpKK, FINSDV, FAADV

Mengapa Perlu Sunscreen?

Ia melanjutkan, tak hanya orang dewasa, justru anak-anak dan bayi pun seharusnya sudah dipakaikan sunscreen sejak dini, tentunya dengan bahan-bahan alami yang aman. Berikut alasannya:

  1. Berbeda dengan kulit orang dewasa, kulit bayi dan anak-anak lebih tipis. Kulit anak-anak, dijabarkan dr. Grace, baru akan sempurna 100 persen pada usia 2 tahun. Di bawah usia 2 tahun, terutama pada 6 bulan pertama, kadar lapisan kulit atas (stratum corneum) sangat tipis. “Jadi hati-hati untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun, lapisan kulitnya sangat tipis sekali sehingga perlindungannya masih rendah terhadap sinar matahari ataupun bahan-bahan kimia seperti sabun mandi, minyak oles, losion. Kulit anak pada usia ini sangat rentan alergi dan iritasi,” imbuhnya.
  2. Selanjutnya, bayi dan anak-anak memiliki melanin yang jauh lebih sedikit daripada orang dewasa. Melanin sendiri adalah pigmen cokelat yang diserap ke dalam keratinosit di atasnya. Pigmen ini kemudian akan menyerap cahaya UV ketika sinar matahari menyentuh kulit, dengan demikian melindungi sel-sel basal di bawahnya dari kerusakan akibat UV. “Nah, pada kulit bayi dan anak, melanin ini masih sedikit,” terang dr. Grace.
  3. Alasan lain yang tak kalah penting adalah, luas permukaan tubuh bayi dan anak yang terpajan matahari lebih banyak daripada luas tubuh orang dewasa yang terpajan matahari. Seperti kita tahu, umumnya sejak bayi, anak dibiasakan untuk berjemur di pagi hari dan seiring pertumbuhannya anak semakin aktif dalam beraktivitas di luar ruangan.

Perlu Moms ketahui, sebenarnya ada 3 jenis sinar ultraviolet, yakni UVA, UVB dan UVC. Namun, yang perlu diwaspadai adalah UVA dan UVB sebab UVC tidak sampai ke bumi karena tertahan lapisan ozon.

“Banyak orang tahu-nya yang bahaya adalah sinar UVB, padahal sebenarnya sinar yang paling banyak sampai ke bumi adalah ultra violet A, sekitar 95 persen, sebab panjang gelombangnya paling panjang.  Dapat ditemukan sejak matahari terbit sampai terbenam, sinar UVA tembus awan, tembus kaca dan pakaian, bahkan tembus kulit hingga dermis (lapisan kulit dalam) dan hipodermis. Jika terpapar UVA secara berlebihan, dapat mengakibatkan keriput, penuaan dini dan kanker kulit,” jelas dr. Grace.

Sementara itu UVB paling banyak terdapat antara pukul 09.30 – 14.30. Sinar UVB relatif memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dan tingkat energi yang dihasilkan lebih tinggi. Tak seperti UVA, sinar UVB hanya 5 persen sampai ke bumi. UVB bisa ditahan oleh awan, kaca dan pakaian, serta menembus kulit bagian luar saja (UVB). Meski begitu, terpapar terlalu lama dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi kulit, seperti kulit memerah yang disertai perih, sunburn atau rasa terbakar hingga merusak melanin, hingga kanker kulit.

Lakukan Perlindungan

Agar si kecil terhindar dari bahaya UVA dan UVB, Moms perlu melindungi kulitnya dengan cara sebagai berikut:
– Kurangi pajanan matahari terutama di jam 10 pagi hingga 4 sore, terutama pada bayi di bawah  usia 6 bulan.
– Gunakan pakaian yang memiliki daya perlindungan terhadap sinar matahari, misalnya topi lebar, sunglasses (kacamata pelindung sinar matahari), baju lengan panjang atau celana panjang, dan bila berenang kenakan baju renang khusus.
– Selalu gunakan tabir surya (sunscreen) saat berada di luar ruangan, 30 menit sebelum anak-anak beraktivitas di luar ruangan. Pilih sunscreen dengan kandungan minimal 30 SPF dan aplikasi berulang setiap 40 – 80 menit.

Momami Luncurkan Rangkaian Produk Sun Protection

Nah, bicara sunscreen, ada kabar bahagia nih, Moms. Melihat fakta bahwa di pasaran tidak banyak pilihan tabir surya yang dirancang khusus untuk bayi dan anak, Momami memberikan solusi pada orangtua untuk menghadirkan rangakaian produk sun protection yang aman, natural, halal dan terjangkau.

Lina Paulina, Vice President Momami

“Kulit merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif dan wajib untuk dijaga. Banyak orangtua yang masih belum terlalu memperhatikan pentingnya penggunaan tabir surya untuk melindungi kulit sang buah hati dari efek negatif sinar matahari. Kami ingin mengampanyekan pentingnya si kecil tetap dapat aktif di ruangan terbuka sekaligus menjaga kesehatan kulitnya. Apalagi saat ini, pemerintah sudah melakukan pembelajaran tatap muka dan buah hati kita sudah mulai beraktivitas di luar ruangan, sangat penting untuk memberikan perlindungan ekstra,” ujar Lina Paulina, Vice President Momami pada acara Virtual Launch Momami Sun Range, beberapa waktu lalu.

(kiri) Abi Shihab, Marketing Communication Senior Manager of Momami sedang menjelaskan produk sun protection dari Momami

Lebih lanjut, Abi Shihab selaku Marketing Communication Senior Manager of Momami menjelaskan bahwa rangkaian sun protection ini bisa dipakai oleh anak-anak dan bayi usia 6 bulan ke atas, yang terdiri dari 3 varian, yakni:

Rub a Dub Dub Sunscreen Lotion

Tabir surya berbentuk losion ini sangatlah aman digunakan untuk si kecil sebagai proteksi utama dari efek jahat sinar UVA dan UVB. Diformulasikan spesial dengan kandungan kaya Vitamin E, Aloe Vera, dan minyak Bunga Matahari yang mudah menyerap pada kulit dan juga melembapkan ketika digunakan. Losion ini juga mengandung SPF 50 PFA +++ dan tidak memberikan efek whitecast ketika digunakan. Cocok juga digunakan untuk kegiatan di pantai atau berenang karena tahan air dan dapat diaplikasikan pada kulit badan dan muka si kecil.

Itsy Bitsy Sun Stick
Merupakan bentuk praktis dari tabir surya yang mudah dibawa dan diaplikasikan untuk si kecil. Hadir dalam bentuk stick dengan SPF 50 PFA +++ yang melindungi kulit si kecil dari efek jahat sinar UVA dan UVB. Memiliki kandungan alami dari minyak Bunga Matahari dan Squalane membuat krim ini mampu melembapkan dan menyerap dengan cepat kedalam kulit. Bentuknya yang berupa stick mudah diaplikasikan dan praktis untuk dibawa bepergian.

Sunny Buddy Soothing Gel
Sebuah produk yang memberikan efek menenangkan bagi kulit sang buah hati setelah terpapar sinar matahari seharian. Memiliki fungsi untuk memperbaiki sel kulit paska terkena sinar matahari, mendinginkan dan menenangkan, sekaligus sebagai antioksidan. Dengan kandungan alami dari Aloe Vera, Allatonin dan Betaine, jel ini dengan mudah diserap kulit dan memili kandungan pH yang natural sehingga aman untuk kulit sensitif. Jel dengan dasar air ini juga mampu meredakan efek kemerahan dari eksposure sinar matahari pada si kecil.

Sandra Dewi

Artis cantik Sandra Dewi yang turut hadir juga menceritakan pengalamannya dalam  memberikan perlindungan maksimal untuk kulit kedua putranya, Raphael dan Mikhael. “Sunscreen merupakan skincare wajib bagi kedua anakku karena kulit mereka sensitif dan cenderung cepat merah. Setelah berkonsultasi dengan dokter, salah satu indikator aku memilih produk momami adalah selain aman untuk kulit sensitif dan natural, aku juga merasa aman karena tingkat SPF yang lebih besar memberikan proteksi lebih luas dan lama bagi anakku. Selain itu, produk Momami ini praktis dibawa kemana-mana dan nyaman dikenakan oleh anak dan bayi,” tutupnya.

Semua produk Momami  ini dapat Moms temukan di lebih dari 300 jalur distribusi offline maupun online seperti gerai Mothercare dan gerai online di www.mothercare.co.id, serta official Momami store di Shopee dan Tokopedia.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *