Moms, kompetisi inovasi terbesar berskala dunia, L’Oréal Brandstorm kembali digelar di Indonesia dengan mengusung tema “Disrupt Beauty 2030”. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, L’Oréal Brandstorm 2022 terbuka bagi semua bidang studi dan menerima peserta dengan batas usia hingga 30 tahun dan dalam tiga kategori; Inclusion, Tech dan Green. Lebih dari 1.500 peserta di Indonesia mengikuti Brandstorm 2022 yang akhirnya terpilih 12 tim untuk bertanding di babak nasional final. Sebanyak 70 persen dari total peserta adalah perempuan sementara sisanya 30 persen, merupakan peserta pria.

Setelah melalui serangkaian proses seleksi awal sejak bulan Februari dan tahapan final tingkat nasional, pada Jumat (08/04), L’Oréal memperkenalkan tiga tim terpilih (masing-masing beranggotakan 3 orang) sebagai pemenang L’Oréal Brandstorm 2022 dari tiga kategori yang dipertandingkan. Tiga tim ini akan bertanding kembali di babak semi-final internasional pada bulan Mei mendatang – selangkah lebih maju untuk lolos ke tahapan final internasional di Paris.

Adapun ketiga tim tersebut adalah:

1. Tim Stealth Squad dari Institut Teknologi Bandung, beranggotakan Graciella Valeska Liander, Helena Oktaviani dan Intan Subadri, berhasil menjadi pemenang dalam kategori Inclusion. Mereka mencetuskan inovasi SunQuare, yakni inovasi smart uv detector yang terintegrasi dengan aplikasi untuk orang-orang yang memiliki kulit sensitif terhadap matahari seperti albino, vitiligo, dan alergi sinar matahari. Orang-orang ini memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap matahari, berbeda dengan orang yang berkulit normal. Inovasi ini dapat mengukur tingkat paparan sinar uv secara real-time dan memberikan rekomendasi tindakan apa yang harus dilakukan.

Tim Stealth Squad

“Semoga, dengan adanya inovasi ini, kita Semua semakin sadar dengan sinar uv dan keragaman kecantikan. Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota tim dan dukungan dari keluarga, teman, mentor, serta orang-orang yang selalu mendukung kami. Semoga inovasi ini dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” terang Intan Subadri, anggota tim Stealth Squad.

2. Tim Mon Soleil dari Institut Teknologi Bandung dengan inovasinya HyperSync berhasil menjawab tantangan kategori Tech. Tim yang beranggotakan Angela Thrisananda Kusuma, Salma Yasyifa dan Yumna Dzakiyyah ini membawakan satu solusi preventif untuk skincare menggunakan serum dengan basis hormon reproduksi. Melihat persentase hormonal acne yang cukup besar, tim Mon Soleil menginovasikan satu skincare journey yang dimulai dari 1x hormon test, penggunaan AI dan aplikasi untuk analisa kondisi kulit, serta alat untuk pengaplikasian serum yang disesuaikan dengan kondisi hormon setiap orang, keseluruhan perjalanan solusi tersebut diberi nama HyperSync.

Tim Mon Soleil

3. Tim Musaceae dari Indonesia International Institute for Life-Sciences (i3L) dinobatkan menjadi pemenang kategori Green dengan inovasinya yang menggunakan pelepah pisang (Banana Pseudostem) dalam memberikan alternatif baru untuk kertas minyak yang terbuat dari selulosa. Tim yang beranggotakan Angeline Salim, Deby Cyntia Chandra dan Dinda Lukinta Anindya ini mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memproduksi pohon pisang terbanyak. Ketika buah pisang dipetik dari pohonnya, ternyata satu pohon pisang tersebut harus ditebang yang menghasilkan banyak sampah agrikultural. Namun ternyata pelepah pisang memiliki kadar selulosa yang tinggi, sehingga dapat digunakan dalam pembuatan kertas. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan alternatif bahan baru dalam bidang kecantikan serta turut menjaga lingkungan.

Tim Musaceae

Setelah terpilih menjadi pemenang, ketiga tim di atas nantinya akan mewakili Indonesia untuk bersaing dengan pemenang nasional dari negara lainnya di tahap internasional.

“Melalui L’Oréal Brandstorm kami ingin memberdayakan para pembawa perubahan di masa depan, mereka yang mendorong transisi sosial dan lingkungan utama untuk masa depan. Melalui tema L’Oréal Brandstorm 2022 “Disrupt Beauty 2030”, kami berharap para peserta dapat membawa inovasi sebagai solusi masa depan untuk  permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam dunia kecantikan,” ujar Umesh Phadke, President Director L’Oréal Indonesia.

Para tim pemenang akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari para ahli di bidangnya agar mereka semakin siap untuk tahap semifinal internasional di bulan Mei mendatang.

Sejak diadakan pertama kali secara internasional pada tahun 1992, dan di Indonesia pada tahun 2009, L’Oréal Brandstorm telah berkembang menjadi kompetisi internasional yang bergengsi bagi mahasiswa di seluruh dunia. Hingga saat ini di Indonesia, sudah ada sebanyak 8.567 peserta yang telah mengikuti kompetisi Brandstorm hingga tahun 2022 dan salah satunya berhasil keluar sebagai pemenang internasional final pada tahun 2019.

“Sejak awal diadakan, kami secara konsisten menjalankan program ini untuk menemukan talenta-talenta berprestasi, para calon pemimpin di masa depan dengan berbagai latar belakang keahlian. Tahun ini, kompetisi L’Oréal Brandstorm 2022 menawarkan edisi yang lebih menarik dan inklusif, di mana kami membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pembawa perubahan masa depan Indonesia untuk dapat memberikan inovasi kecantikan yang dapat menggerakkan dunia,” tutup Yenita Oktora, Chief Human Resources Officer L’Oréal Indonesia.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *