Ilmu Hukum hingga kini masih menjadi salah satu program studi favorit bagi pelajar Indonesia. Di tahun 2021 saja, Ilmu Hukum masuk dalam daftar lima prodi soshum yang paling banyak diminati pada SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2021.  Tak heran jika persaingan di bidang ini terbilang cukup ketat, bukan hanya di jenjang kuliah tapi juga di dunia kerja.

Kabar baiknya, peluang kerja untuk sarjana hukum cukup beragam. Pengacara mungkin menjadi profesi bidang hukum yang paling dikenal. Tapi, lebih dari itu, ternyata lulusan hukum juga bisa membangun karier di berbagai perusahaan. Ibu Hana Monica Hutabarat, praktisi hukum yang kini menjabat sebagai Head of Legal Ruangguru membagikan pengalaman kariernya pada webinar Festival Cita-Cita yang diadakan oleh Ruangguru pada 18 Februari 2022 lalu. Pada sesi tersebut, ia menjelaskan tentang prospek karier bagi sarjana hukum serta langkah-langkah persiapan yang bisa dilakukan sejak dini.

Lulusan hukum bisa menjadi Legal Counsel perusahaan

Ibu Hana menjelaskan bahwa seorang sarjana hukum tidak harus bekerja di firma hukum dan dapat mempertimbangkan berkarier di perusahaan. Beberapa profesi hukum dalam perusahaan yang bisa menjadi pilihan, antara lain In-house Counsel, Legal Manager, Legal Administrative, Corporate Secretary, Compliance Officer, dan Advokat.

Fungsi divisi hukum dalam suatu perusahaan juga sangat krusial, yakni:

  • Memberikan nasihat mengenai kesesuaian rencana bisnis dengan aspek hukum.
  • Melakukan penyesuaian terhadap peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah yang berkaitan dengan operasional perusahaan.
  • Menangani dokumen dan perizinan.
  • Menyusun strategi hukum untuk perusahaan, meliputi mitigasi dan litigasi.

Tentang pengalamannya bekerja dalam tim legal perusahaan, Ibu Hana menambahkan, “Yang paling menyenangkan sebagai legal counsel adalah bisa bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang”. Ia menyebutkan bahwa hampir semua divisi di perusahaan kerap kali bekerja sama dengan divisi hukum.

Ragam keterampilan yang diperlukan di bidang hukum

Menurut Ibu Hana, ada beberapa soft skill dan juga hard skill yang penting untuk membangun karier di divisi hukum sebuah perusahaan, seperti:

  • Business acumen atau ketajaman bisnis untuk dapat melakukan manajemen risiko dari setiap ide bisnis, kerja sama, dan kegiatan perusahaan.
  • Kemampuan komunikasi untuk berhadapan dengan berbagai pihak dalam perusahaan, khususnya yang tidak berlatar belakang hukum. Komunikasi yang baik sangat penting untuk memberikan saran dan argumen seputar hukum.
  • Kemampuan negosiasi yang diperlukan untuk mencari kesepakatan antara pihak-pihak dengan pemikiran/kepentingan yang berbeda.
  • Riset hukum untuk mengidentifikasi dan menemukan undang-undang yang berlaku dalam kasus-kasus perusahaan.
  • Ketelitian terhadap detail saat menangani suatu kasus atau mengecek dokumentasi hukum.

Prospek karier hukum di masa mendatang

Lulusan hukum tidak perlu khawatir, karena prospek berkarier dalam profesi hukum masih tetap menjanjikan di masa depan. Meskipun ada perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence yang dapat membantu pekerjaan di bidang hukum, tapi peran manusia tetap tidak dapat tergantikan. Sebabnya, kemampuan analisis manusia dapat disesuaikan untuk berbagai macam kasus dan situasi, sedangkan AI belum memiliki fleksibilitas ini.

Selain itu, sarjana hukum juga bisa meniti karier di berbagai industri dan perusahaan, karena sifat hukum yang diperlukan untuk semua aspek kehidupan. Terlebih lagi, seiring dengan perkembangan ekonomi, kini muncul industri baru serta beragam startup yang masih berkembang dan memerlukan bantuan dari segi regulasi. “Semakin banyak industrinya, maka semakin besar potensi diperlukan lulusan hukum untuk membantu,” ujar Ibu Hana.

“Hukum selalu ada dan akan selalu berkembang sesuai dengan peradaban manusia, jadi peran sarjana hukum akan selalu diperlukan,” tutup Ibu Hana.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *