Hampir semua anak-anak, jika ditanya cita-cita, banyak yang menjawab ingin menjadi dokter. Tak heran, sih, karena profesi dokter memang banyak diminati. Kemampuannya untuk merawat, mengobati, menyembuhkan orang sakit, dan menyelamatkan nyawa, dianggap seperti pahlawan yang berhati mulia. Nah, bila kamu ingin menjadi dokter, berikut syarat yang harus dipenuhi.

Menurut Peraturan Konsul Kedokteran Indonesia Nomor 10 Tahun 2012 tentang Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia, hanya lulusan IPA yang bisa mengikuti tes pendidikan kedokteran. Jadi, jika kalian ingin menjadi dokter, saat SMA pilihlah jurusan IPA, ya, Kids. Setelah lulus SMA, kalian bisa mengikuti Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau Perguruan Tinggi Swasta yang ada Fakultas Kedokterannya. Misalnya; UI, UGM, UNDIP, UNAIR, dan masih banyak lagi yang lainnya. Setelah dinyatakan lolos, kalian akan menempuh studi 5 hingga 6 tahun.

Dua Jenjang Pendidikan

Jenjang pendidikan kedokteran secara umum dibagi menjadi dua, yaitu tahap sarjana kedokteran dan pendidikan profesi yang lebih dikenal sebagai tahapan koas. Setelah selesai koas, seluruh calon dokter wajib menjalani Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Ujian semacam UN untuk calon dokter ini diberlakukan sejak 2007 lalu. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dokter di Indonesia agar sesuai dengan standarisasi. Setelah dinyatakan lulus uji kompetensi, calon dokter baru akan diwisuda. Saat wisuda, calon dokter diberikan ijazah profesi dokter dan surat bukti angkat sumpah. Dua hal ini menjadi syarat untuk membuat Surat Tanda Registrasi (STR). Setelah mendapatkannya, dilanjutkan membuat sertifikat ke Kolegium Dokter Primer Indonesia (KDPI). Kemudian, calon dokter harus menjalankan internship terlebih dulu. Internship ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan untuk seluruh dokter baru di Indonesia, lho, Kids. Wah, tak heran, ya, kalau jurusan kedokteran itu terkenal dengan waktu studi yang lama. He..he..

Ikatan Dokter Indonesia

Nah, setelah resmi menjadi dokter, otomatis setiap dokter tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI). IDI adalah satu-satunya organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia. Organisasi ini hadir di berbagai wilayah di Indonesia. Sampai saat ini anggota IDI berjumlah 74.502 Dokter yang tersebar di 32 Wilayah dan 343 Cabang. Khusus jumlah anggota IDI cabang Jakarta Pusat saja sebanyak 5510 dokter, lho, Kids. Lalu, apa sih tugas IDI ini?

Menurut Dr. Kemas Abdurrohim, MARs.,M.Kes., Sp.Ak, Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat, IDI bertujuan untuk memadukan segenap potensi dokter dari seluruh Indonesia, menjaga dan meningkatkan harkat dan martabat serta kehormatan profesi kedokteran, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, serta meningkatkan kesehatan rakyat Indonesia untuk menuju masyarakat sehat dan sejahtera. Nah, mudah-mudahan kalian mulai mengerti, ya, tentang profesi dokter ini.

(Ilustrasi : Novi Chrisna)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *