Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui ILUNI UI Peduli mengirimkan bantuan berupa empat mesin gergaji listrik serta kebutuhan logistik untuk dapur umum, selimut, alat sanitasi diri, dan pakaian untuk korban bencana siklon tropis Seroja. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas bencana di NTT (Nusa Tenggara Timur).

Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak dalam bantuan di NTT. Dia pun berkomitmen untuk terus menjalankan program bantuan kemanusiaan melalui ILUNI UI Peduli secara berkesinambungan. Untuk itu, partisipasi aktif seluruh masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan. “ILUNI UI tidak akan mampu sendirian membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di NTT. Bukan saja pada tahap tanggap darurat, tetapi juga hingga tahap pemulihan,” ungkap Bapak Andre.

Sementara itu, Koordinator ILUNI UI Peduli Endang Mariani menjelaskan, bantuan untuk NTT telah diberikan sejak masa tanggap darurat dengan menggandeng berbagai pihak. “Tiga hari pascabencana di NTT, ILUNI UI Peduli telah mengirimkan empat unit mesin Senso untuk membantu PLN mempercepat pemulihan listrik. ILUNI UI Peduli juga mendukung pemenuhan dapur umum Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN di Oesapa (Kupang), Waiwerang (Adonara), dan Malaka,” kata Ibu Endang.

Bersama ASNation, Flotista UI, Paguyuban Mahasiswa UI, dan Alumni UI  NTT, ILUNI UI Peduli juga menyalurkan berbagai kebutuhan berupa selimut, alat sanitasi diri, dan pakaian bersih ke beberapa titik pengungsian. Namun, Ibu Endang mengungkapkan, pengiriman bantuan menemui kendala akibat sulitnya akses ke titik-titik yang tersebar di luar Kupang dan sekitarnya. Banyak permintaan datang dari Alor, Sabu, dan Rote yang terhambat sarana transportasi dan tingginya biaya pengiriman. Meski begitu, bantuan akan terus diupayakan melalui kerja sama dengan relawan setempat seperti untuk penyerahan bantuan ke Welai Selatan dan Maleipea. “Saat ini ILUNI UI Peduli berupaya memberikan bantuan ke daerah-daerah yang masih minim bantuan dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya adik-adik mahasiswa dan rekan-rekan alumni UI di lapangan, untuk mengatasi hambatan tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ibu Endang juga menyebut, ILUNI UI akan memberikan bantuan layanan kesehatan gratis di sejumlah titik. Bantuan ini mendapatkan dukungan dari ILUNI Fakutlas yakni ILUNI Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI dan ILUNI Fakultas Kedokteran (FK) UI. Dukungan psikososial juga diberikan untuk mendampingi masyarakat penyintas melalui masa-masa sulit pascabencana.

Sementara itu, Koordinator Alumni UI asal NTT Sonia Buftheim menyampaikan apresiasinya atas bantuan dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.  Ibu Sonia mengatakan, gerakan ini lahir atas dasar rasa cinta untuk masyarakat NTT yang tengah dilanda musibah. Para alumni UI asal NTT pun turut aktif berkontribusi meski kini mereka telah tersebar di berbagai daerah. “Kegiatan ini tidak terlepas dari kontribusi paguyuban mahasiswa UI asal NTT (Flotista) yang terjun langsung dalam menyalurkan bantuan, bahkan di sela-sela perkuliahan dan pekan UTS,” pungkasnya.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *