Shopee Berkolaborasi dengan Rumah Zakat untuk Melanjutkan Dukungannya bagi Pemulihan Pascabencana Palu-Donggala

Setelah gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu – Donggala pada Oktober 2018 lalu, masih banyak saudara-saudara kita para korban bencana yang belum memiliki rumah tinggal, Kids.

Bahkan, menurut Data dan Informasi Bencana Tsunami dan Likuidasi di Sulawesi Tengah, kurang lebih 50.000 keluarga masih menunggu giliran untuk ditempatkan di hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah maupun  lembaga kemanusiaan sekitar daerah tersebut.

Sebagai kelanjutan dari upaya awal dari pengumpulan donasi dan pemberian bantuan kepada para korban sejak Oktober tahun lalu, Shopee dan Rumah Zakat kembali berkolaborasi untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban yang mengungsi akibat bencana.

Hingga Desember tahun lalu, total dua Huntara dan enam sekolah darurat telah berhasil dibangun di Kecamatan Talise Valangguni dan Kecamatan Mantikulore, Palu.

Tahun ini, Shopee dan Rumah Zakat berencana membangun empat Huntara tambahan untuk para korban di daerah tersebut.

Peresmian Simbolis Huntara Tambahan Shopee (bersama perwakilan pemerintah Kota Palu dan Rumah Zakat)

Komitmen baru ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bapak Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, dan Bapak Nur Efendi sebagai CEO Rumah Zakat, pada 22 Januari 2019 lalu.

Kak Prilly Latuconsina, Brand Ambassador Shopee Indonesia, juga mengunjungi Sekolah Darurat MIS Al-Khoirat, salah satu sekolah darurat yang dibangun oleh Shopee dan Rumah Zakat, untuk bertemu dengan siswa yang terkena dampak bencana.

“Shopee berkomitmen untuk mengambil bagian dalam membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Dengan melakukan donasi di platform kami, mengunjungi sekolah, dan menyediakan sumber daya untuk mendukung pembangunan fasilitas darurat adalah cara kontribusi berkelanjutan Shopee kepada para korban bencana,” ujar Bapak Rezki Yanuar.

Sebelumnya, melalui kampanye #ShopeeBersamaPaluDonggala pada Oktober 2018, Shopee bermitra dengan Rumah Zakat dan tiga lembaga lainnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Dompet Dhuafa, untuk mengumpulkan dana dengan mengajak pengguna membeli paket bantuan donasi.

Per 31 Desember 2018, paket donasi tersebut telah didistribusikan untuk para korban di Sulawesi Tengah. Sekitar 90.000 pengguna di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut. (Foto: Istimewa)

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *