Pinhome Hadikran Rumah Untuk Semua #CicilDiPinhome
Moms dan Dads ingin memiliki rumah sendiri, namun terkendala pengajuan KPR yang tidak disetujui bank karena penghasilan tidak tetap? Ya, uang muka yang tinggi atau pengajuan KPR ditolak bank, masih menjadi kendala bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan berpenghasilan tidak tetap (Non-fixed Income/NFI) untuk memiliki rumah impian. Apalagi, tiap tahun, harga properti terus meroket.

Data tahun BPS tahun 2020 menyebutkan bahwa ada lebih dari 71 juta penduduk berpenghasilan rendah di Indonesia. Dan, 15% di antaranya atau sekitar 11 juta jiwa belum memiliki rumah layak huni. Salah satu hambatan utama yang dihadapi para calon pembeli adalah uang muka (down payment) yang mahal – biasanya mencapai minimal 15-20% dari harga total rumah.

Belum lagi ditambah dengan adanya dampak dari pandemi COVID-19 yang berpengaruh pada menurunnya daya beli masyarakat. “Oleh karena itu, perlu ada skema lain yang dapat mengakomodasi kebutuhan segmen ini, yang tidak hanya bisa mendongkrak penjualan, tetapi juga bisa memberikan angin segar kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan tidak tetap,” ujar Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch.

Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch

Hambatan lain yang dialami masyarakat adalah terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang ketat untuk mendapatkan KPR, bahkan walaupun mereka mampu secara finansial. Selain itu, tahapan pengajuan KPR yang cukup panjang dan melibatkan banyak pihak juga menjadi salah satu concern dari pada calon pembeli.

Pinhome Hadirkan #CicilDiPinhome

Nah, ada kabar baik nih Moms dan Dads. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Pinhome, pioneer e-commerce jual, beli, dan sewa properti menghadirkan #CicilDiPinhome, program khusus untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat berpenghasilan tidak tetap (Non-fixed Income/NFI) untuk memiliki rumah impian mereka. Melalui program ini, Pinhome bertujuan untuk mengatasi persoalan pembelian rumah bagi calon pembeli yang belum bisa masuk kriteria perbankan dalam pengajuan KPR, yang seringkali menghambat konsumen untuk memiliki rumah yang terjangkau. Di #CicilDiPinhome terdapat alternatif skema pembelian rumah dengan dicicil selama 1-20 tahun sambil menempati rumah tersebut.

Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome

“Tahun ini Pinhome menghadirkan solusi akses properti lewat program khusus untuk melayani segmen masyarakat berpenghasilan rendah dan tidak tetap melalui #CicilDiPinhome. Kami berharap dengan adanya program ini, semakin banyak orang bisa mendapatkan rumah impian mereka menuju penghidupan yang lebih baik,” imbuh Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome pada acara media briefing Pinhome: Rumah Untuk Semua, Rabu (16/03).

Langkah Mudah Cicil Rumah

Program #CicilDiPinhome ini didukung dengan proses yang anti ribet dan fleksibel, yang dipersembahkan lewat langkah mudah berikut. Pertama, konsumen dapat menentukan rumah idaman yang ingin dimiliki, dan Pinhome akan melakukan inspeksi terhadap legalitas rumah tersebut. Kedua, konsumen mengirimkan dokumen persyaratan seperti KTP, NPWP, bukti penghasilan, dan membayar first payment yang bersifat refundable. Terakhir, konsumen sudah bisa menempati rumah pilihan mereka dan membayar cicilan tiap bulannya sampai lunas.

Penghasilan Cukup Namun KPR Ditolak

“Program #CicilDiPinhome dirancang untuk menjawab tantangan kepemilikan rumah yang seringkali dialami masyarakat. Kami juga melihat adanya sebagian konsumen yang sebenarnya sudah memiliki penghasilan yang mencukupi, namun belum bisa masuk kriteria KPR perbankan karena pendapatannya yang tidak tetap. Di #CicilDiPinhome kami berusaha menyederhanakan dokumen yang diperlukan calon pembeli, sambil tetap menjaga keamanan transaksi karena semua rumah tapak yang masuk program ini dapat dipantau melalui website Pinhome,” jelas Muhammad Hanif, Chief Commercial Officer Pinhome.

Program #CicilDiPinhome ini menawarkan berbagai keuntungan bagi konsumen, yaitu tidak adanya checking dari BI ataupun Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), sehingga membuat program ini terbuka untuk mereka yang memiliki pendapatan tidak tetap. Selain itu, di Program #CicilDiPinhome tidak perlu ada income profile dengan cicilan yang fleksibel sampai 50%.

Terkait program ini Pinhome menjalin kerja sama dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) yang merupakan BUMN dibawah kementerian keuangan yang khusus didirikan dalam mendukung sektor perumahan. Kerjasama tersebut dilakukan dalam rangka sinergi pemberian fasilitas kepemilikan rumah. Kerja sama ini nantinya akan merealisasikan Program KPR Sewa Beli dengan skema rent to own, merupakan produk yang ditujukan dalam rangka meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah non fixed income untuk dapat memiliki hunian melalui skema sewa dan kemudian dilanjutkan dengan opsi membeli di tengah atau di akhir periode sewa.

Heliantopo, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF mengatakan, sebagai Special Mission Vehicle (SMV) dibawah kementerian keuangan, SMF memiliki misi yang sejalan dengan Pinhome untuk dapat mewujudkan akses dan keterjangkauan setiap masyarakat di Indonesia untuk dapat memiliki hunian yang layak. “Untuk itu, program sewa-beli diharapkan dapat menjangkau segmen masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses (unbankable),” tutupnya.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *