Siapa sangka kalau Helsya Maeisyaroh memiliki cita-cita yang tak biasa. Ya, menjadi seorang pemain sepakbola. Apa alasannya, ya?

Ternyata, kecintaan akan permainan sepakbola ini sudah ditunjukkan oleh Helsya sejak ia masih berusia 8 tahun atau saat duduk di bangku kelas 2 SD. Kala itu, Helsya sering melihat kakak laki-lakinya bermain sepakbola. Gadis kelahiran Bekasi, 7 Mei 2005 ini pun akhirnya ikut turun ke lapangan untuk bermain sepakbola.

Meski sang Ibu melarangnya, namun tetap saja Helsya kecil pergi ke lapangan untuk bermain bola. Hal itu dilakukannya setiap hari sepulang sekolah.

Sekolah Sepakbola

Melihat anak perempuannya yang ternyata memiliki bakat bermain sepakbola, akhirnya sang Ibu menyekolahkan Helsya ke sekolah khusus sepakbola.

Awalnya, Helsya masuk SSB (Sekolah Sepak Bola) Bekasi United. Di sini ia berlatih setiap hari Sabtu selama dua jam. Kemudian ia pindah ke sekolah sepakbola Taji Malela, Bekasi. Di Taji Malela ia berlatih setiap Selasa-Kamis.

Sering Diledek

Masih belum banyaknya pemain sepakbola perempuan saat ini, tak jarang ada juga yang meledek Helsya. “Kok, perempuan mau jadi pemain sepakbola?” pertanyaan yang sering didapat Helsya. Namun siswi kelas 1 SMPN 41 Bekasi ini tak menghiraukannya.

“Tunjukkan saja dengan prestasi,” tandas anak kedua dari Ibu Sari Bin Namit dan Ayah Heru Gunawan ini. Ucapan Helsya tak main-main. Buktinya, ia berhasil terpilih mewakili sekolahnya untuk dikirim ke Barcelona, berlatih teknik sepakbola secara khusus. Selamat, ya, Helsya! (Nov)

Foto: Novi

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *